Home » , » PDP Meninggal Asal Desa Singget Ditetapkan Positif Covid-19

PDP Meninggal Asal Desa Singget Ditetapkan Positif Covid-19

infoblora.com on May 2, 2020 | 3:00 PM

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Blora tambah satu lagi, kini PDP asal Desa Singget ditetapkan positif setelah hasil swab nya keluar. (foto: ilustrasi)
BLORA. Persebaran pandemi Covid-19 di Kabupaten Blora nampaknya terus terjadi. Masyarakat pun diminta untuk terus meningkatkan kewaspadaannya mengingat angka kasus positif Covid-19 yang telah terkonfirmasi secara swab test lab PCR kembali bertambah.

Hari ini, Sabtu (2/5/2020), Pemkab Blora melalui Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 kembali menyampaikan adanya penambahan kasus terkonfirmasi positif tersebut. Yang disampaikan oleh Dandim 0721/Blora selaku Wakil Ketua GTPP Covid-19, melalui Pasi Pers Kapten Kav. Teguh Linarto.

Dengan didampingi Kasatpol PP dan Direktur dr. R. Soeprapto Cepu, Kapten Kav. Teguh Linarto menyampaikan bahwa kini sudah ada empat kasus terkonfirmasi positif berdasarkan laboratorium PCR.

“Berdasarakan data yang masuk, hari ini ada 4 kasus positif Covid-19. Kasus pertama sudah meninggal 4 April lalu, kasus kedua dan ketiga menjalani perawatan, sedangkan kasus empat sudah meninggal kemarin yang hasil pemeriksaan swab test lab PCR nya baru keluar hari ini dan dinyatakan positif,” ucap Kapten Kav. Teguh Linarto.

Sedangkan untuk jumlah positif rapid test, masih tetap sebanyak 12 orang, PDP yang masih pengawasan 9 orang, ODP 83 orang masih dipantau, OTG ada 131 orang yang dipantau, dan pemudik mencapai 28.469 jiwa.

“Untuk saudara kita yang sedang sakit mari kita doakan semoga segera sembuh. Sedangkan untuk para pemudik, karena Blora sudah zona merah maka kami minta kesadarannya untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah,” lanjut Kapten Teguh.

Pihaknya juga meminta agar seluruh masyarakat bisa terus meningkatkan perilaku hidup sehat sesuai anjuran pemerintah demi memutus rantai persebaran wabah virus Corona atau Covid-19.

Sementara itu, Direktur dr. R. Soeprapto Cepu, dr. Fathkur Rokhim menambahkan bahwa penambahan kasus positif ini ada di wilayah Kecamatan Jati (Desa Singget). Dimana pasien sudah meninggal seperti yang disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan pada konferensi pers Jumat (1/5/2020) kemarin.

“PDP yang meninggal dari Kecamatan Jati, seperti yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan kemarin, ternyata hari ini hasil lab PCR nya keluar dan dinyatakan positif. Langkah selanjutnya maka tim Puskesmas Doplang (Kecamatan Jati) akan segera melakukan tracking kepada siapa saja yang pernah kontak langsung dengan almarhum,” terang dr. Fathkur Rokhim.
Sedangkan dua pasien positif Covid-19 yang masih perawatan, menurutnya saat ini masih menjalani isolasi diri secara mandiri dengan pengawasan petugas medis.

“Berdasarkan SOP yang berlaku, meskipun pasien dinyatakan positif Covid-19, namun jika kondisi tubuhnya sehat dan tidak mengalami gangguan kesehatan (penyakit pengorbit) , bisa isolasi mandiri di rumah,” tambahnya.

Sedangkan untuk kelanjutan penanganan kasus Kecamatan Jati, menurutnya secara teknis akan disampaikan dari Dinas Kesehatan dalam konferensi pers selanjutnya.

Dengan kondisi ini, maka sudah ada 3 Kecamatan di Kabupaten Blora yang terdapat kasus Covid-19, yakni Blora Kota, Cepu dan Jati. Masyarakat diminta terus waspada dan pemerintah melalui GTPP Covid-19 akan terus melakukan sosialisasi pencegahan persebaran agar tidak semakin meluas.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Satpol PP Kabupaten Blora, Drs. Djoko Sulistiyono, bahwa pihaknya selaku anggota GTPP Covid-19 telah melakukan pembentukan 3 tim untuk pencegahan persebaran virus ini.

“Tim satu kita bentuk untuk gerakan CTPS, salah satu armada damkar yang sudah tidak digunakan lagi kita rehab sedemikian rupa untuk fasilitas cuci tangan pakai sabun keliling ke tempat tempat umum,” terang Djoko Sulistiyono.

Adapun tim kedua menurutnya dikembangkan untuk sosialisasi social distancing dan physical distancing guna menertibkan kerumunan masyarakat yang masih sering terjadi dengan berpatroli bersama TNI Polri.

“Selanjutnya tim tiga kami bentuk untuk penertiban tempat hiburan malam, karaoke dan penginapan. Kami mohon kerjasamanya agar masyarakat patuh untuk mencegah persebaran Covid-19 ini,” pungkasnya. (eg-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013-2020. infoblora.com - All Rights Reserved