Home » , , » Pembangunan Bandara Ngloram : 2018 Pemagaran, 2019 Overlay Landasan

Pembangunan Bandara Ngloram : 2018 Pemagaran, 2019 Overlay Landasan

infoblora.com on Sep 6, 2018 | 8:30 AM

Pembangunan Bandara Ngloram Kabupaten Blora tahun ini dimulai dengan pemagaran aset, sedangkan 2019 akan dilanjutkan dengan overlay landasan. (foto: istimewa)
BLORA. Proses pembangunan Bandara Ngloram oleh Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub RI terus dikawal Pemkab Blora. Setelah tahun 2018 ini dilakukan proses pemagaran aset bandara, dikabarkan tahun 2019 nanti akan dilanjutkan dengan overlay atau penebalan landasan pacu serta perpanjangan.

Perwakilan Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub, Indra Triyantono yang tidak lain Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo, dalam rapat koordinasi dengan Pemkab Blora, Rabu (5/9/2018) kemarin menyatakan bahwa tahun 2019 nanti ada anggaran Rp 40 miliar untuk Ngloram.

Dalam rapat yang dihadiri Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si, Sekda Komang Gede Irawadi SE, M.Si, dan beberapa Kepala OPD terkait itu, Indra Triyantono menyampaikan bahwa tahun ini pembangunan Ngloram difokuskan pada dua hal yakni penyusunan masterplan dan pemagaran aset bandara dengan anggaran Rp 5 miliar.

Dari kanan ke kiri : Kepala Dinrumkimhub, Sekda, Wakil Bupati, Kepala Unit Penyelenggara bandara Kelas III Trunojoyo Ditjen Perhubungan Udara, PPKom Ditjen Perhubungan Udara, dalam rakor pembangunan Bandara Ngloram di salah satu rumah makan lesehan di Desa Ngloram, Rabu (5/9/2018). (foto: dok-infoblora)
“Selanjutnya untuk tahun depan, 2019, kami mendapatkan anggaran Rp 40 miliar dari APBN untuk Ngloram. Dana ini akan kami gunakan untuk overlay landasan lama sepanjang 900 meter yang telah rusak serta perpanjangannya hingga 1300 meter,” ujar Indra dalam rapat yang dilaksanakan di salah satu rumah makan di Desa Ngloram, Kecamatan Cepu itu.

Selain membangun landasan, menurutnya juga digunakan untuk membangun apron atau pelataran parkir pesawat dan terminal penumpang.

“Lahan bandara yang ada setelah dihitung hanya cukup untuk pengembangan landasan. Sedangkan untuk perluasan apron dan terminal kami membutuhkan pengembangan. Sehingga mohon bantuan dari Pemkab Blora dalam hal pembebasan lahannya,” lanjut Indra, yang didampingi pejabat pembuat komitmen (PPK) Kemenhub, Candra Jaya.

Ia mengatakan bahwa proses pembangunannya nanti akan dilakukan bertahap. Yang dilakukan pertama adalah overlay dan perpanjangan landasan, sambil menunggu pembebasan lahan yang akan digunakan untuk terminal.

Dari kiri ke kanan : Kades Ngloram, Kepala Dinrimkimhub, Kades Kapuan, PPKom Ditjen Perhubungan Udara, Wakil Bupati, dan Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo sedang melihat lahan yang akan digunakan untuk pengembangan bandara Ngloram. (foto: dok-infoblora)
Mendengar penjelasan Indra, Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si pun langsung meminta Sekda , Kepala Dinrumkimhub serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk menyusun langkah pembebasan lahan bersama Camat Cepu, Kepala Desa Ngloram dan Kepala Desa Kapuan yang juga hadir dalam rapat.

“Pembebasan lahan untuk terminal nanti biar dilakukan oleh Dinrumkimhub. Sedangkan DPUPR pembebasan lahan untuk akses jalan masuk ke bandaranya. Kami yakin ini akan berjalan lancar, karena sudah berpengalaman saat pembebasan lahan proyek double track kereta,” kata Wakil Bupati.

Terkait berapa luasan lahan yang akan dibebaskan, Wakil Bupati meminta Dinrumkimhub dan DPUPR untuk berkoordinasi dengan pembuat masterplan. Dimana sesuai informasi yang diterima dari Indra Triyantono, penyusunan masterplan akan difinalkan pada bulan November nanti.

(berita sebelumnya : klik - Pembangunan Bandara Ngloram Diawali Dengan Pemagaran Lahan)

Usai rapat, dilanjutkan dengan peninjauan lapangan guna melihat titik akses masuk yang cocok menuju Bandara dari jalan raya Mulyorejo-Ngloram. Akses ke bandara rencananya berupa jalan 2 jalur dengan 4 lajur. (res-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2018. infoblora.com - All Rights Reserved