Home » , » AMM Kradenan Gagas Gerakan Literasi Bagi Pemuda di Blora Selatan

AMM Kradenan Gagas Gerakan Literasi Bagi Pemuda di Blora Selatan

infoblora.com on May 2, 2018 | 6:30 AM

Diskusi dan Workshop Literasi bagi pemuda di Blora Selatan yang diselenggarakan oleh AMM Kradenan belum lama ini. (foto: dok-ib)
BLORA. Melihat banyaknya pemuda yang hanya sibuk nongkrong dan ngegame, sementara di perpustakaan sekolah banyak buku yang tak disentuh dan dibiarkan berdebu membuat sekelompok pemuda yang tergabung dalam Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kradenan bergerak.

AMM yang terdiri dari Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Cabang Kradenan ini pun lantas mencoba melakukan gebrakan dengan menggelar kegiatan literasi bagi kaum muda bertajuk Diskusi dan Wokshop Gerakan Literasi dengan tema “Membumikan Literasi, Mewujudkan Peradaban Blora Berkemajuan”.

Dilaksanakan di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Sabtu (28/4/2018) lalu, ternyata kegiatan literasi tersebut berhasil menarik minat puluhan pemuda untuk bergabung. Agar acara menarik, panitia pun mengundang empat narasumber sekaligus yakni Sugie Rusyono dari Suara Merdeka, David Efendi dari Serikat Taman Pustaka, Fauzan A.Sandiyah dari Rumah Baca Komunitas Yogyakarta, serta Muh. Mudzakkir kandidat doktor Universitas Sains Malaysia.

Setidaknya ada 80 pemuda yang mengikuti kegiatan ini dengan berbagai macam latar belakang, baik kalangan pendidik maupun masyarakat umum hadir dalam acara ini. Peserta datang dari Jati, Randublatung, Kradenan, Kedungtuban, Cepu serta sebagian wilayah Blora Utara. Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan yang digelar dari pagi hingga sore hari. Pertanyaan-pertanyaan dan kisah-kisah menarik dilontarkan peserta dalam dialog yang sangat interaktif.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blora, Drh.Gundala Wejasana, yang hadir membuka acara itu mengaku terharu dan bangga dengan adanya kegiatan ini.

“Jauh-jauh saya datang dari Blora ke Sumber-Kradenan yang jaraknya puluhan kilometer. Saya terharu dan bangga dengan anak-anak muda Muhammadiyah Kradenan yang semangat dan kreativitasnya luar biasa. Kegiatan literasi yang diadakan AMM Kradenan ini merupakan pertama kalinya kegiatan literasi di Blora Selatan. Semoga minat baca dan tulis pemuda kita semakin meningkat,” ucap Gundala Wijasena.

    Ia berpesan agar para pemuda bisa menjadi generasi pembelajar, jangan puas menjadi generasi terpelajar. Kesuksesan itu bukan suatu keturunan namun kesuksesan diperoleh karena ketekunan.
Generasi muda harus rajin membaca untuk mendapatkan ilmu pengetahuan.

M Nur Rofiq Addiansyah, inisiator dan ketua panitia kegiatan mengungkapkan bila kegiatan AMM Kradenan ini merupakan upaya sadar dari anak-anak muda Muhammadiyah di Kradenan melihat realitas masyarakat, khususnya masyarakat di kawasan Blora Selatan yang minat bacanya sangat rendah.

“Kami sangat prihatin saat melihat anak-anak nongkrong tak jelas di jalan, prihatin juga saat melihat buku-buku yang dibiarkan berdebu. Oleh karena itu dengan segala keterbatasan kami ingin membuat gebrakan yang positif, yakni gerakan literasi. Apalagi sejak 1920an Muhammadiyah sudah memiliki taman pustaka, kami ingin melanjutkan budaya literasi itu,” papar pria lususan Fisipol UGM ini.

Sugie Rusyono, salah satu narasumber dari Suara Merdeka yang juga berprofesi sebagai wartawan saat mengisi workshop literasi lebih fokus pada penulisan jurnalistik dan etika menulis di media sosial. Karena disinyalir banyak pelanggaran kode etik jurnalistik yang dilakukan di media sosial. Ia juga mengingatkan agar kita lebih berhati-hati dalam menyikapi berita di media sosial. Ia juga menjelaskan tentang Prinsip Jurnalisik, Tugas Jurnalistik, Kode Etik Jurnalistik, serta Etika menulis di Media Sosial.

Fitri Hidayati, salah satu peserta kegiatan literasi mengaku senang dan berterimakasih bisa diundang mengikuti acara tersebut. Baginya literasi menjadi sangat penting bagi seorang pemuda yang memiliki rasa keingintahuan tinggi.

“Luar biasa, saya sangat senang sekali menghadiri acara ini. Bisa menambah wawasan, inspirasi dan menggerakkan saya untuk mendirikan taman baca,” ujar Fitri Hidayati guru SMA N 1 Randublatung. (res-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2018. infoblora.com - All Rights Reserved