Home » , , » Tak Hanya Bonggol Jati, di Blora Bonggol Bambu Disulap Jadi Kerajinan Bernilai Tinggi

Tak Hanya Bonggol Jati, di Blora Bonggol Bambu Disulap Jadi Kerajinan Bernilai Tinggi

infoblora.com on Jan 17, 2018 | 9:42 AM

Kerajinan patung dari bonggol bambu karya Soim, warga Desa Botoreco Kecamatan Kunduran. (foto: dok-ib)
BLORA. Ide-ide kreatif terus tercipta di Bumi Blora. Setelah bonggol jati berkembang baik menjadi bahan dasar kerajinan yang bernilai jual tinggi, kini giliran bonggol bambu yang mulai dilirik. Salah satu warga di Desa Botoreco Kecamatan Kunduran, yakni Soim (36) yang memulai ide kreatifnya untuk mengubah bonggol bambu tak bernilai menjadi sebuah karya seni yang bernilai ekonomi.

Soim, lelaki paruh baya yang baru empat bulan ini menjalani usahanya terus melatih imajinasinya secara otodidak dalam menghasilkan pahatan patung bonggol bambu dari jenis pring ori. Tanpa konsep, ia langsung memahat bonggol bambu yang diperoleh dari ladang sesuai bentuk yang diinginkan dengan tanpa menghilangkan akar bambu.

“Awalnya saya sedang mencari rumput, kemudian melihat ada bonggol bambu yang bentuknya bagus. Saya putuskan untuk mengambilnya dan mencoba dipahat menjadi bentuk wajah orang primitif. Hasilnya lumayan bagus dan diminati orang, sehingga saya teruskan untuk membuat ini,” ujar Soim, Selasa (16/1/2018).

Untuk pemasarannya, menurutnya masih lokal sekitar Blora saja. Fungsinya untuk hiasan dinding, biasa digantung di pilar atau depan rumah. Dalam sehari ia bisa menghasilkan 4 patung pahatan bonggol bambu tersebut.

Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si (baju hijau) saat berkunjung ke rumah Soim. (foto: dok-ib)
“Harganya mulai Rp 100 ribu, tergantung tingkat kerumitannya. Kalau tidak diplitur ya dilapisi melamin agar mengkilap,” ucap pria yang tinggal di RT 02 RW 04 Dukuh Kawisan, Desa Botoreco, Kunduran ini.

Wakil Bupati Arief Rohman yang datang ke rumah Soim bersama Kepala Desa Botoreco, Mulyadi langsung memberikan arahan kepada Soim agar terus mengembangkan usaha kreatifnya itu. Orang nomor dua di Kabupaten Blora ini juga membeli dan memesan lima buah hasil karyanya sebagai contoh untuk dipasang di rumah dinasnya.

“Saya ambil lima ya Mas, nanti biar saya pasang di rumah dinas atau kantor. Akan saya bantu memasarkan biar banyak dikenal masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, kerajinan kreatif seperti ini harus terus didukung dan dikembangkan. Ia juga berharap kepada Soim agar bisa mengajari menularkan kemampuannya itu ke beberapa pemuda di desanya sehingga jumlah perajin bisa bertambah dan mengurangi pengangguran.

“Kemampuan pahatnya sudah bagus. Bonggol bambu yang selama ini banyak dimanfaatkan untuk membuat kentongan dan patung bebek, ternyata disini bisa dibuat bentuk lain yang tidak kalah artistik. Agar hasilnya bisa lebih baik lagi, nanti bisa diberikan pendampingan atau pelatihan,” lanjutnya.

Menurutnya pertumbuhan ekonomi daerah yang tinggi di Kabupaten Blora salah satunya berasal dari sektor industri kreatif dan usaha kecil menengah (UKM) seperti kerajinan ini. Agar sektor industri kreatif terus tumbuh dan berkembang dengan baik, Pemkab Blora terus melakukan identifikasi dan pendataan untuk memberikan dukungan pengembangan hingga pemasaran. (res-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2018. infoblora.com - All Rights Reserved