Blora on News :
Home » , » Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Pemkab Blora Gelar Lokakarya Bersama 100 UKM

Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Pemkab Blora Gelar Lokakarya Bersama 100 UKM

infoblora.com on Dec 13, 2017 | 11:11 AM

Seratus UKM mengikuti lokakarya yang dibuka oleh Bupati Djoko Nugroho. (foto: dok-ib)
BLORA. Capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Blora di tahun 2016 yang mencapai 23,5 persen nampaknya tidak membuat Pemkab Blora puas. Berbagai upaya terus dilakukan agar pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun terus mengalami pengingkatan. 

Salah satunya dengan memfasilitasi program pendampingan dan pengembangan usaha kecil menengah (UKM) melalui Lokakarya Score Plus yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Setda Kabupaten Blora, Rabu (13/12/2017), diikuti sebanyak 100 pelaku UKM dari seluruh wilayah Blora.

Lokakarya yang dilaksanakan Pemkab Blora melalui Dekranasda, PKK dan Dindagkop UKM dengan menggandeng Sampoerna serta Bedo itu dibuka langsung oleh Bupati Djoko Nugroho didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Blora Dra. Hj.Umi Kulsum Djoko Nugroho yang juga Ketua TP PKK Blora.

Bupati dalam sambutannya mengatakan bahwa acara lokakarya semacam ini sangatlah penting untuk menunjang pertumbuhan ekonomi daerah. Pasalnya para pelaku UKM akan diberikan pembinaan, pelatihan dan pendampingan bagaimana caranya menjalankan usaha yang sehat, efektif dan menguntungkan.

“Kegiatan ini sangat penting untuk jenengan semuanya. Dari yang sebelumnya belum bisa jadi bisa, yang belum teratur bisa semakin teratur, yang belum mapan bisa jadi lebih berkembang, sehingga bisa mendatangkan keuntungan yang lebih baik dalam menjalankan usahanya. Saya yakin perekonomian Blora bisa tumbuh bagus jika jenengan semua mau tenanan. Blora sudah berubah, maka jenengan semua juga harus ikut berubah,” tegasnya.

Menurut Bupati, dengan bangkitnya sektor UKM maka akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yang signifikan. 

“Bayangkan jika satu UKM memiliki 3 karyawan saja, maka usaha tersebut sudah bisa menghidupi 4 keluarga. Jika usahanya bisa berkembang maju maka sedikit demi sedikit ekonomi Blora akan terus naik. Saat ini kemiskinan Blora ada di peringkat 21 se Jawa Tengah, jika nanti UKM ini bisa sukses maka tidak mustahil peringkat kemiskinan bisa naik ke posisi 15 se Jateng,” lanjutnya.

Bupati yang akrab disapa Pak Kokok inipun berharap semua pelaku UKM bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan lokakarya hingga selesai. Sehingga semua ilmu yang dibagikan bisa terserap dan dilaksanakan dalam mengelola usahanya.

Sementara itu, Perwakilan PT HM Sampoerna, Mochammad Rokhimin menyatakan bahwa kegiatan lokakarya saat ini merupakan kedua kalinya dilaksanakan di Kabupaten Blora. Sebelumnya 3 bulan lalu juga dilakukan pendampingan selama 3 bulan dan dihasilkan 20 UKM unggulan.

“Tahap pertama dulu sudah ada 20 UKM unggulan yang kami dampingi dan diajak studi banding pengelolaan usaha ke Pasuruan. Kali kedua ini kami laksanakan di Blora lagi karena minatnya sangat bagus,” terang Mochammad Rokhimin.

Ketua TP PKK Blora yang juga Ketua Dekranasda Kabupaten Blora, Dra Hj. Umi Kulsum Djoko Nugroho menyebutkan ada berbagai macam UKM yang mengikuti kegiatan lokakarya score plus ini. Diantaranya UKM batik, perajin kayu, sablon, rumah makan, tas rajut, dan usaha handicraf lainnya.

“Mereka diajari tentang pengelolaan usaha, tertib keuangan, tertib kerja, pemanfaatan teknologi, pemasaran, pentingnya K3 dan lainnya. Semoga ini bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas produk-produk UKM di Kabupaten Blora,” singkatnya. (res-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

AFK CHAMPIONSHIP

AFK CHAMPIONSHIP
 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved