Blora on News :
Home » , » Tertimpa Pohon, 2 Orang Tewas Dalam Mobil Saat Melintasi Bruk Brosot

Tertimpa Pohon, 2 Orang Tewas Dalam Mobil Saat Melintasi Bruk Brosot

infoblora.com on Oct 4, 2017 | 12:30 AM

Mobil Toyota Kijang K-8662-BN tampak ringsek setelah tertimpa pohon besar. (foto: dok-ib)
SAMBONG. Nasib naas menimpa Surhadi (48) dan rombongan, saat melintasi Bruk Brosot dari Cepu menuju arah Blora, tepatnya di Jl.Cepu-Blora Km 7 Desa Sambongrejo Kecamatan Sambong, Selasa sore (3/10/2017) sekira pukul 17.30 WIB dengan kondisi hujan disertai angin.

Mobil yang mereka tumpangi selepas Bruk Brosot tiba tiba dengan cepat tertimpa pohon besar tepat diatasnya sehingga mengakibatkan Surhadi asal Desa Mulyorejo Kecamatan Cepu meninggal dunia. Begitu juga dengan Diah Puspitasari (41) warga Balun Gang 6 Cepu yang tergencet bodi mobil akibat tertimpa pohon besar meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

Sementara dua orang penumpang lainnya yakni Lilik Sriyani (49) dan Anis Ervayani (31) diketahui mengalami luka luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cepu. Butuh waktu lama hingga malam untuk melakukan evakuasi korban karena harus terlebih dahulu memotong batang pohon besar yang menimpa mobil Toyota Kijang bernopol K 8662 BN itu.

Kapolsek Sambong AKP Sutarjo ketika dihubungi Selasa malam mengatakan pihaknya dengan dibantu personil dari Satlantas, BPBD, Perhutani, Satpol PP, TNI Koramil dan PLN berusaha secepatnya menyingkirkan batang pohon yang ambruk di tengah jalan dan menimpa mobil tersebut.

Proses evakuasi bangkai mobil yang ringsek di tengah hutan Bruk Brosot. (foto: dok-ib)
“Setelah pohon dipotongi, akhirnya korban yang berada di dalam mobil bisa kita angkat untuk dibawa ke rumah sakit. Sementara kondisi mobil ringsek dan rusak berat,” ucap AKP Sutarjo.

Tidak hanya menimpa mobil saja, pohon yang ambruk itu juga menyebabkan satu buah tiang listrik tumbang ke tengah jalan nasional Blora-Cepu. Akibatnya hingga malam aliran listrik di sekitar TKP masih dipadamkan oleh PLN agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

Disamping itu, arus lalu lintas juga menjadi macet karena hingga pukul 19.00 WIB jalan belum bisa dilalui selama evakuasi berlangsung. Baik dari arah Blora, maupun Cepu. Semuanya terhenti hingga beberapa kilometer. Para pengendara pun banyak yang turun dari kendaraannya dan membantu proses evakuasi.

Terpisah, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Blora Sri Rahayu mengingatkan bahwa memasuki musim pancaroba ini hujan akan turun tidak menentu disertai angin kencang dan terkadang juga petir. Ia meminta kepada seluruh masyarakat untuk berhati hati ketika cuaca tidak bersahabat. (res-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved