Blora on News :
Home » , » Penggilingan Padi dan Rumah Sumijah Terbakar Hebat

Penggilingan Padi dan Rumah Sumijah Terbakar Hebat

infoblora.com on Aug 18, 2017 | 9:00 AM

Kebakaran hebat menghabiskan rumah dan penggilingan padi milik Sumijah di Desa Kedungwungu Kecamatan Todanan. (foto: dok-ib)
BLORA. Kebakaran hebat terjadi Rabu malam lalu (16/8/2017) di Desa Kedungwungu Kecamatan Todanan. Si jago merah dengan cepat melalap sebuah rumah penggilingan padi serta satu buah rumah tinggal yang keduanya diketahui milik Sumijah (60).

Kapolsek Todanan AKP Sutrisno, S.H saat dikonfirmasi Jumat (18/8/2017) menjelaskan bahwa kejadian awal kebakaran tersebut ketika Suwarno tetangga korban melihat adanya api dan asap yang berkobar. Kemudian dirinya melakukan pengecekan ternyata rumah penggilingan padi sudah terbakar kemudian menjalar ke rumah korban.

Melihat api yang semakin membesar, merasa panik saksi kemudian berteriak “kebakaran-kebakaran” lari keliling kampung meminta tolong kepada warga lain. Sontak mendengar terikan tersebut warga kampung berhamburan keluar dan membawa peralatan seadaannya untuk membantu.

Mendapati laporan terjadi kebakaran Polsek Todanan langsung menuju lokasi dan menghubungi Pemadam Kebakaran Satpol PP Blora dan terjun ke lokasi untuk membantu memadamkan api.

“Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.15 WIB hari Rabu kemarin saat rumah dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya. Sumber api pertama diduga berasal dari tempat penggilingan padi milik korban kemudian menjalar ke rumah korban yang lokasinya bersampingan.” kata AKP Sutrisno, Jumat (18/8/2017).

Api menyala cukup besar dan merata. Tampak pada saaat itu anggota Polsek Todanan bersama Warga tengah menyemprotkan air ke titik api menggunakan peralatan seadanya selang dan ember sebelum Damkar tiba. Sementara warga lainnya berusaha menyelamatkan barang-barang dari rumah mereka seperti peralatan elektronik, baju dan motor.

Sekira pukul 23.30 WIB kobaran api berhasil dipadamkan, kemudian sekitar pukul 23.50 WIB pemadam kebakaran Blora baru datang sampai ke lokasi. Karena jarak tempuh yang sangat jauh dari Blora menuju Todanan mengakibatkan keterlambatan petugas Damkar datang.

Dari olah TKP Polisi menyimpulkan peristiwa kebakaran rumah tersebut diduga api yang menjalar berasal dari hubungan pendek arus listrik yang menimbulkan percikan api kemudian membakar blandar kayu di penggilingan padi tersebut.


“Korban saat ini masih mengalami depresi akibat usaha penggilingan padi dan rumahnya terbakar, atas peristiwa tersebut korban ditaksir mengalami kerugian material sebesar Rp 383.000.000.” pungkasnya AKP Sutrisno Kapolsek Todanan. (res-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved