Blora on News :
Home » , » Jadwal Pemakaian Seragam Pakaian Adat Samin Diubah

Jadwal Pemakaian Seragam Pakaian Adat Samin Diubah

infoblora.com on Jun 6, 2017 | 8:30 AM

Bupati Djoko Nugroho mengenakan pakaian adat Samin saat kunjungan kerja
di Desa Sambongrejo Kec.Sambong beberapa waktu lalu. (foto: dok-ib)
BLORA. Mulai bulan Juni 2017 ini ada perubahan peraturan tentang pemakaian seragam dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora. Khususnya untuk pemakaian seragam pakaian adat sedulur sikep (samin).

Seperti yang diungkapkan Sekda Drs.Bondan Sukarno MM melalui Kepala Bagian Organisasi Tata Laksana (Ortala) Riyatno saat memimpin apel pagi, Selasa (6/6). Ia mengatakan bahwa mulai bulan ini pemakaian seragam samin akan ada perubahan.

“Seragam samin yang tadinya dipakai sebulan sekali pada hari Kamis minggu ketiga, diubah menjadi setiap tanggal 15 pertengahan bulan. Jadi tanggal 15 Juni nanti memakai pakaian samin,” kata Riyatno.

Menurutnya perubahan jadwal pemakaian seragam samin ini akan ditetapkan dengan adanya Peraturan Bupati (Perbup). “Perbupnya memang belum jadi, karena sedang diproses. Namun ketentuan tersebut sudah merupakan arahan dari Pak Bupati,” lanjutnya.

Sekedar diketahui, pakaian adat samin yang berupa pakaian serba hitam bagi laki-laki dengan ikat kepala (udeng-red) dan kebaya hitam dengan bawahan batik bagi perempuan merupakan simbol kesederhanaan, kejujuran dan kesahajaan yang dimiliki penganut ajaran sedulur sikep (samin).

Sedulur sikep (Samin) Klopoduwur memakai pakaian adat serba hitam. (foto: dok-ib)
Dengan demikian, tanggal penggunaan seragam pakaian adat samin di Kabupaten Blora disamakan dengan waktu pemakaian seragam pakaian adat di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dimana diketahui bersama setiap tanggal 15 pertengahan bulan, seluruh pegawai lingkungan Pemprov Jateng memakai pakaian adat dari berbagai wilayah di Jawa Tengah.

Kemudian, khusus untuk bulan Ramadhan ini karena tidak ada olahraga Jumat pagi. Maka Bupati menganjurkan setiap hari jumat mengenakan pakaian seragam batik. Sedangkan hari lainnya tetap seperti biasanya yakni Senin pakaian keki, Selasa pakaian lurik, Rabu-Kamis batik.

“Batiknya bebas, namun akan lebih baik jika mengenakan batik khas Blora sebagai salah satu bentuk dukungan pengembangan kerajinan batik lokal,” pungkasnya. (humas | res-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved