Blora on News :
Home » , » SD Terpencil Dalam Hutan Dapat Bantuan Motor Operasional

SD Terpencil Dalam Hutan Dapat Bantuan Motor Operasional

infoblora.com on May 3, 2017 | 4:00 AM

Kepala SDN 4 Banjarejo menerima bantuan kendaraan operasional dari Pemkab Blora. (foto: dok-ib)
BLORA. Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Blora yang dilaksanakan dengan upacara bendera di halaman Kantor Bupati, Selasa (2/5/2017) ternyata membawa berkah bagi kepala sekolah SD terpencil yang letaknya ada di pelosok tengah hutan.

Yakni Edi Asmara kepala Sekolah SDN 4 Banjarejo yang terletak di Dukuh Banyuurip tengah hutan KPH Randublatung. Usai upacara bendera, ia diberikan bantuan kendaraan operasional daro Pemkab Blora melalui Dinas Pendidikan sebagai sarana penunjang aktifitas pendidikan di tengah hutan.

Bantuan kendaraan operasional berupa motor trail itu diberikan langsung oleh Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si mewakili Bupati Djoko Nugroho dengan didampingi Kapolres AKBP Surisman SIK, MH, Dandim 0721 Blora Letkol Inf Susilo S.Sos, Sekda Drs Bondan Sukarno MM, serta Kepala Dinas Pendidikan Drs. Achmad Wardoyo M.Pd.

“Sekolahnya terpencil di tengah hutan. Semoga dengan bantuan motor trail ini bisa memperlancar rutinitas kegiatan pendidikan disana demi mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas,” ucap Arief Rohman.

Adapun Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Achmad Wardoyo menyatakan bahwa pemberian bantuan motor itu untuk memudahkan kepala sekolah menjalankan tugas karena SDN 4 Banjarejo berada jauh di tengah hutan. “Semoga bisa menunjang kelancaran tugasnya sebagai kepala sekolah di pelosok hutan,” kata Wardoyo.

“Terimakasih Pak Bupati, Pak Wakil Bupati dan Pak Kepala Dinas. Dengan bantuan ini, semoga bisa memperlancar tugas kami sebagai kepala sekolah disana. Sekolah kami berada jauh dari jalan raya, letaknya di Dukuh Banyuurip tengah hutan Perhutani Randublatung. Akses dari Banjarejo sangat jelek, sehingga harus berputar lewat Semenggah,” terangnya.

Tidak hanya bantuan kendaraan trail saja, di kesempatan itu beberapa guru dan pelajar sekolah SD, SMP, SMA juga menerima kado manis di Hari Pendidikan Nasional. Diantaranya penyerahan bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada perwakilan siswa SD-SMP-SMA, bantuan operasional PAUD-TK, penerimaan tunjangan khusus untuk SD serta penghargaan guru berprestasi.

”Sedangkan tunjangan khusus SD diberikan kepada guru yang mengajar di daerah terpencil, yaitu beberapa desa di Kecamatan Kradenan dan Randublatung. Ada 58 guru yang menerimanya,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Sugiyanto.

Salah satu guru yang menerima tunjangan khusus itu adalah Sujud, guru di SDN 4 Nglebak Kecamatan Kradenan. Perbatasan dengan Bojonegoro dan Ngawi Jawa Timur. Ia mengaku senang mendapatkan tunjangan khusus karena mengajar di daerah terpencil. Kali pertama bertugas ia ditempatkan di Nglebak yang lebih dekat dengan Kota Ngawi, Jatim.

Menurutnya kebanyakan guru bila ditempatkan di desa itu, biasanya langsung minta pindah. ”Tunjangan ini semoga memotivasi guru lainnya untuk tidak kenal lelah dalam membagikan ilmu kepada anak-anak di daerah terpencil,” kata Sujud yang tinggal di wilayah Kabupaten Ngawi itu. (ip-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved