Blora on News :
Home » , » Belajar ke Banyuwangi, Blora Targetkan Sakip Lakip 2018 “B”

Belajar ke Banyuwangi, Blora Targetkan Sakip Lakip 2018 “B”

infoblora.com on May 22, 2017 | 12:00 PM

Pemkab Blora dipimpin Sekda Bondan Sukarno melaksanakan belajar Sakip Lakip di Banyuwangi. (foto: dok-am)
BLORA. Pemkab Blora pada hari Jumat (19/5) lalu melaksanakan kunjungan belajar atau studi tiru tentang pelaksanaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip) dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Lakip) di Banyuwangi.

Rombongan dipimpin Sekda Drs. Bondan Sukarno MM dengan diikuti Kepala Inspektorat Bambang Darmanto, Kepala BPPKAD Komang Gede Irawadi, Asisten III Sekda Chris Hapsoro, Kepala BKD Suwignyo serta Kepala Bappeda Sutikno Slamet yang diwakili Sekretaris Bappeda Irfan Agustian Iswandaru.

Dalam studi tiru yang diinisiasi Bagian Organisasi dan Tatalaksana (Ortala) Setda Blora tersebut diikutsertakan pula perwakilan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD). Diantaranya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil), Dinkominfo, serta Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah.

Berkaca dari keberhasilan Banyuwangi menarih nilai A dalam menerapkan Sakip Lakip, Pemkab Blora pun bertekad meraih nilai B dalam penilaian Sakip Lakip 2018.

Serahkan cinderamata kepada Staf Ahli Bupati Banyuwangi di akhir kunjungan
belajar, Jumat (19/5). (foto: dok-am)
“Kami bertekad tahun depan bisa mendapat nilai B. Oleh karena itu setelah studi tiru ke Banyuwangi akan ada tindaklanjut pembenahan penyusunan Sakip-Lakip di Blora,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Blora Bondan Sukarno, ketika dihubungi kemarin.

Bersamaan dengan kedatangan rombongan Blora, forum sekretaris daerah (sekda) kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Tengah juga melakukan studi tiru Sakip-Lakip di Banyuwangi. Rombongan dari Kalteng itu dipimpim Sekda Kabupaten Gunung Mas Kamiar.

Kedatangan rombongan Blora dan Kalteng diterima Staf Ahli Bupati Banyuwangi Bidang Hukum Pemerintahan dan Pembangunan Hery Santoso di ruang Ruang Rapat Minak Jinggo, Kantor Pemkab Banyuwangi. Dia didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Mohamad Yanuarto Bramuda.

Kepala Bagian Ortala Setda Blora Riyatno saat dihubungi Sabtu (20/5) mengungkapkan, dalam penilaian Sakip-Lakip 2015 yang diumumkan Januari 2017, Pemkab Blora mendapat nilai 52,08 (CC). Nilai tersebut meningkat dibanding tiga tahun sebelumnya yang mendapat nilai 47,07 dan 47,86 serta 46,07 (C).

“Makanya kami menggelar studi tiru ke Banyuwangi karena Banyuwangi mendapat nilai A. Kami berharap di tahun-tahun berikutnya perolehan nilai Sakip-Lakip Blora terus meningkat, minimal B di tahun 2018,” tandasnya.

Dalam kesempatan studi tiru tersebut, Pemkab Banyuwangi yang dinobatkan sebagai penyandang predikat terbaik oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dengan rinci menjelaskan mekanisme penyusunan Sakip-Lakip.

“Kuncinya adalah komitmen pimpinan daerah yang sangat tinggi dan konsisten terhadap dokumen perencanaan sampai pertanggungjawaban pembangunan. Hal ini juga ditopang oleh kebersamaan seluruh OPD,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi M Yanuarto Bramuda dalam paparannya.

Tim Sakip-Lakip Pemkab Banyuwangi, lanjut Bramuda, selalu melakukan evaluasi terhadap kinerja OPD. Selain itu, kata Bramuda, program atau kegiatan OPD sejalan dengan visi dan misi daerah.

“Yang tak kalah penting, membangun sistem aplikasi Sakip-Lakip, mulai perencanaan, pengukuran kinerja secara online, hingga sistem monitoring kinerja pegawai,” tandas Bramuda.

Dia mengungkapkan, nilai A (80,13) yang diraih Banyuwangi didahului dengan nilai B (65,41) dan bahkan pernah pula mendapat nilai C (41,56) di penilaian tahun 2012 dan meningkat menjadi CC (50,65) tahun 2013. “Jadi memang nilai A itu diraih secara bertahap,” pungkasnya, seperti yang tirukan Sekda Bondan Sukarno. (am-humas | res-ib)  
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved