Blora on News :
Home » , » Pemkab Blora Dorong Kemajuan PDAM Jadi BUMD Andalan

Pemkab Blora Dorong Kemajuan PDAM Jadi BUMD Andalan

infoblora.com on Mar 2, 2017 | 6:16 PM

Pemkab Blora gelar pertemuan dengan pimpinan PDAM, Dewas dan konsultan membahas kemajuan BUMD PDAM Tirta Amerta. (foto: dok-humasbla)
BLORA. Pemerintah Kabupaten Blora terus mendorong agar seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bisa berkembang maju dan mandiri untuk mendukung pembangunan. Salah satunya yang didorong adalah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Amerta. PDAM Blora yang tahun lalu mengalami penambahan pelanggan baru hingga 1550 sambungan telah menorehkan prestasi baru.

Penambahan pelanggan sebanyak 1550 sambungan tersebut diperoleh akibat dari adanya kebijakan penurunan biaya pasang jaringan baru yang sebelumnya sebesar Rp 1,5 juta menjadi hanya Rp 900 ribu saja. Sedangkan pada bulan Maret 2017 ini pihaknya akan kembali menggelar promo pemasangan jaringan baru hanya dengan biaya Rp 650 ribu.

“Selain terus memperbaiki kualitas air, penurunan harga pemasangan jaringan baru juga mempengaruhi banyaknya masyarakat yang mengajukan diri menjadi pelanggan,” ucap Yan Riya Pramono SE, Kepala PDAM Blora ketika mengikuti audiensi dengan Pemkab Blora, Selasa (28/2/2017) lalu.

Menurutnya pihaknya terus melakukan perbaikan kualitas agar bisa memberikan layanan terbaik kepada para pelanggan. Terlebih tidak lama lagi PDAM Blora akan mengelola limpahan proyek Sistem Pengadaan Air Minum (SPAM) yang saat ini masih dalam tahap pembangunan dari Bengawan Solo di Kecamatan Cepu menuju Blora oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera).

Sehingga persiapan untuk mengelola SPAM dan perbaikan layanan kepada pelanggan sangat penting dilakukan. Untuk itu Pemkab Blora pada hari Selasa (28/2/2017) lalu menggelar audiensi dipimpin Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si bersama pimpinan PDAM Tirta Amerta, Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Gatot Pranoto dan Sutikno Slamet, serta sejumlah konsultan PDAM dari Jakarta seperti Pak Cahyawan dan Ahmad Sadeli yang biasa mengawal proyek pembangunan SPAM dari Kemenpupera.

Gatot Pranoto, Ketua Dewas PDAM Blora menekankan agar hutang PDAM bisa segera teratasi dengan peningkatan jumlah pelanggan. Promo yang murah dengan pelayanan yang prima diharapkan bisa menggenjot peningkatan pendapatan dari para pelanggan.

“Untuk SPAM sendiri, nantinya harus bisa diserap oleh pelanggan baru yang ada di jalur Cepu-Blora. Penambahan pelanggan hingga 8000 sambungan harus diimbangi dengan pengelolaan yang baik,” ucapnya.

Pihaknya merasa perlu adanya studi banding pengelolaan SPAM ke daerah lain yang sudah lebih dahulu menerapkannya dan dinilai berhasil. Seperti di Banyumas dan wilayah lainnya.

Wakil Bupati Blora H.Arief Rohman M.Si menyetujui, dan pada prinsipnya Pemkab Blora mendukung pengembangan PDAM Blora. Secara teknis, ia mempersilahkan pimpinan PDAM, Dewas dan Konsultan untuk saling berkoordinasi. 

Tak hanya menyasar rumah tangga masyarakat sebagai sasaran pelanggan baru, ia juga meminta kedepan industri perhotelan dan restoran yang ada di Kabupaten Blora bisa ikut menjadi pelanggan PDAM. Dengan demikian pendapatan daerah bisa meningkat, yang akhirnya pembangunan bisa ditingkatkan. (ip-infoblora).
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved