Blora on News :
Home » , » Serap Aspirasi, Bambang Sadono Diminta Bantu Pembangunan Blora

Serap Aspirasi, Bambang Sadono Diminta Bantu Pembangunan Blora

infoblora.com on Jan 5, 2017 | 2:30 AM

Anggota DPD RI, Bambang Sadono (kiri) saat kunjungan kerja ke Pemkab Blora kemarin, menyatakan siap membantu Blora dalam menyukseskan pembangunan. (foto: ip-infoblora)
BLORA. Pulang ke kampung halamannya, Blora. Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Bambang Sadono melakukan kegiatan serap aspirasi pada hari Rabu (4/1/2017) kemarin. Bertempat di ruang pertemuan Setda Blora, ia menggelar dialog dengan Pemkab beserta Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) terkait dan perwakilan kepala desa.

Karena Bupati sedang ada acara lain di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), kedatangannya ke Blora disambut oleh Wakil Bupati (Wabup) H.Arief Rohman M.Si. Kepada Bambang Sadono, Wabup yang juga mantan anggota DPRD Jateng ini memberikan ucapan selamat datang di Blora dan menyampaikan beberapa poin tantangan pembangunan Kabupaten Blora yang kini sedang dihadapi.


“Selamat datang, terimakasih Pak Bambang Sadono sudah bersedia hadir di Blora untuk menggali aspirasi dan permasalahan daerah yang bisa diangkat ke tingkat Nasional. Tantangan pembangunan di Blora memang banyak, terutama infrastruktur. Kami berharap Pak Bambang bisa membantu Blora,” ucap Wabup.


Wabup pun menyampaikan dua pesan dari Bupati kepada Bambang Sadono tentang masalah pembangunan jalan dan jembatan yang memerlukan dukungan dana dari pusat. Mengingat pembangunan tersebut akan dilakukan pada akses jalan nasional dan jembatan antar provinsi.


Yakni rencana pembangunan jalan nasional ruas Rembang-Blora-Cepu dan jembatan Jateng-Jatim di Desa Medalem Kecamatan Kradenan menuju Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro. “Kita tahu sejak tahun 2016 kemarin Jalan Rembang-Blora-Cepu sudah berubah status menjadi jalan nasional. Kami berharap berubahnya status jalan tersebut bisa diikuti dengan perbaikan jalan oleh Kementerian PU yang akan berdampak positif pada kelancaran arus lalu-lintas dan pertumbuhan ekonomi,” ungkap Wabup.


Selain itu, pembangunan jembatan Sungai Bengawan Solo di Desa Medalem diharapkan bisa mendapatkan bantuan anggaran dari Pusat mengingat proyek tersebut merupakan akses penghubung dua provinsi, tidak hanya dua kabupaten saja. Jika jembatan selesai dibangun, ekonomi di Blora Selatan diprediksi akan mengalami pertumbuhan pesat karena selama ini akses transportasi hasil-hasil pertanian di wilayah tersebut sangat terbatas.


Mendengar penjelasan Wabup, Bambang Sadono pun siang mengawal masalah tersebut ke tingkat pusat untuk dikoordinasikan dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian PU. “Kebetulan saya berada di Komite IV DPD RI yang membidangi keuangan, perbankan dan APBD dan bermitra dengan Kementerian Keuangan. Jadi masalah anggaran pembangunan infrastruktur nanti bisa dikoordinasikan agar Blora bisa memperoleh prioritas,” ujarnya.


Tak hanya itu saja, anggota DPD RI asal Desa Sukorejo Kecamatan Tunjungan ini juga terus mendorong agar masalah Dana Bagi Hasil (DBH) Migas Kabupaten Blora bisa segera diselesaikan. Ia menyatakan bahwa perlu dilakukan revisi undang-undang tentang pembagian hasil migas yang selama ini merugikan Blora.


“Sudah beberapa kali saya sampaikan hal ini ke Kementerian Keuangan. Wakil Menteri pun menjanjikan akan membahasnya lebih mendalam dengan kami. Kita terus usahakan agar Blora bisa sejahtera dengan potensi migasnya. Jangan sampai seperti ayam mati di lumbung padi hanya karena kekayaan daerah semua dikelola oleh pusat,” lanjut Bambang Sadono.


Ia pun meminta Pemkab, apabila memiliki tim khusus yang mengurusi ketidakadilan DBH Migas untuk disampaikan kepadanya agar bisa diajak berdiskusi ke tingkat pusat guna menyelesaikan permasalahan yang tak kunjung selesai. “Siapa saja yang ditugasi Bupati, monggo saya siap membantu hingga pusat,” pungkasnya. (ip-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved