Blora on News :
Home » , » Menteri Pertanian Hadiahi Blora Traktor & Janjikan Studi Banding ke Filipina

Menteri Pertanian Hadiahi Blora Traktor & Janjikan Studi Banding ke Filipina

infoblora.com on Jan 25, 2017 | 7:00 AM

Menteri Pertanian serahkan bantuan alsintan kepada perwakilan kelompok tani. Ia juga menjanjikan studi banding untuk Dinas Pertanian dan Perkebunan beserta kelompok tani jika berhasil melakukan percepatan tanam. (foto: ip-infoblora)
BLORA. Atas keberhasilannya dalam meningkatkan produktifitas pertanian melalui upsus padi jagung kedele (pajale) dan kreatifitas Bupati dalam mengupayakan ketahanan pangan di Kabupaten Blora, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman langsung memberikan hadiah berupa 10 buah traktor roda dua dan 4 traktor besar roda empat.

“Produktifitas padi di Blora surplus sehingga bisa mengirim keluar daerah seperti Kalimantan dan Sumatra, maka saya akan hadiahkan kepada Bupati 10 buah traktor roda dua dan 4 traktor roda empat. Silahkan nanti dimanfaatkan untuk kelompok tani sesuai dengan kebutuhan. Insya Allah tidak sampai 2 minggu, traktornya sampai Blora,” ujar Menteri Pertanian setelah panen raya di Desa Pulo Kecamatan Kedungtuban, Selasa (24/1/2017).

Sebelumnya di kegiatan panen raya juga telah dilakukan penyerahan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) secara simbolis berupa 2 traktor roda 4, 2 transplanter, 2 traktor roda 2, 2 buah combine harvester kepada perwakilan kelompok tani.

Menteri mengakui bahwa Blora merupakan salah satu lumbung pangan di Jawa Tengah. Bulan ini panen seluas 70 ribu hektar dengan hasil rata-rata minimal 6 ton per hektar. “Berarti ada 420 ribu ton yang dihasilkan Blora dalam sebulan,luar biasa. Saya kasih tantangan percepatan masa tanam, bulan Februari nanti harus bisa langsung ditanami 50 hektar dulu. Kalau ini bisa dipenuhi, bulan Maret saya berangkatkan studi banding ke Filipina agar bisa belajar pertanian yang lebih hebat,” ucap Menteri.

Mendengar arahan Menteri, Bupati H.Djoko Nugroho pun optimis target percapatan tanam yang diberikan akan bisa dicapai. “Kami akan maksimalkan percepatan masa tanam. Jangan sampai lahan nganggur pasca panen raya. Memang harus segera ditanami,” kata Bupati.

Dengan percepatan masa tanam, maka masa panen selanjutnya semakin dekat. Apalagi jika penanaman dan panennya sudah pakai alat mesin pertanian (alsintan) yang modern. Bisa memangkas waktu panen dan menghemat tenaga. Lebih efisien dan efektif. (ip-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved