Blora on News :
Home » , » Kepincut Pecel Pincuk, Sate dan Ukiran Gembol Jati Blora

Kepincut Pecel Pincuk, Sate dan Ukiran Gembol Jati Blora

infoblora.com on Dec 19, 2016 | 3:00 AM

Andhika Pratama, Audi Marissa dan Lee menikmati nasi pecel pincuk godong jati khas Blora. (foto: rs-infoblora)
BLORA. Gelaran Karnaval Inbox SCTV pada hari Sabtu-Minggu (17-18/12) kemarin di Alun-alun Blora yang dimanfaatkan untuk menampilkan aneka potensi Kabupaten Blora mulai kuliner, kesenian, kerajinan hingga komunitas nampaknya berhasil menarik perhatian masyarakat.

Ribuan penonton rela berjubel untuk menyaksikan hiburan dari para artis dan pertunjukan aneka potensi Blora. Bahkan aneka jenis kuliner seperti halnya sate ayam, sate jagal, lontong tahu, soto klethuk, pecel pincuk godong jati hingga jajanan pasar ludes habis setelah diulas oleh Andhika Pratama, Audi Marissa dan Lee Jong Hoon.

Bahkan saat mencicipi nasi pecel pincuk godong jati dan sate ayam khas Blora dengan didampingi istri Bupati Hj. Umi Kulsum dan Wakil Bupati H. Arief Rohman M.Si, Andhika Pratama dan kedua rekannya merasa tergoda. Ia mengaku baru kali ini merasakan sensasi makan nasi pecel menggunakan pincuk daun jati. Aroma khas daun jati yang terkena nasi hangat semakin menambah kelezatan nasi pecel dengan lauk tempe goreng gurih.

Bersama istri Bupati dan Wakil Bupati, Andhika Pratama dan Audi Marissa mencoba kelezatan sate ayam dan sate jagal khas Blora. (foto: rs-infoblora)
Ternyata ini ya pecel khas Blora, pakai daun jati. Apalagi ini tempenya enak. Cara gorengnya bagaimana ini ya? Saya di rumah kalau makan gak ada tempe pasti marah,” ucapnya sambil tersenyum ramah memegang pincuk nasi pecel.

Nasi pecel belum habis, ia sudah diajak mencicipi sate ayam dan sate jagal oleh Bu Umi Kulsum dan Wakil Bupati. “Makan pecel akan lebih enak lagi jika pakai lauk sate ayam atau sate jagal khas Blora. Ayo dicoba,” ujar Bu Umi kepada Andhika, Audi dan Lee.

Dan benar, trio presenter Karnaval Inbox SCTV ini pun langsung menyantap sate ayam dan sate jagal yang telah dihidangkan di atas meja dengan alas daun jati. “Hemmm... enak ya. Blora memang khas dengan daun jatinya. Ini yang membuat rasanya beda sehingga memunculkan kekhasan tersendiri. Apalagi bumbu satenya meresap hingga ke dalam daging, mantab,” ungkap Andhika, presenter yang akrab dipanggil Dhika Cungkring ini.

Setelah kenyang dengan kuliner Blora, sambil menanti jadwal pentas artis selanjutnya. Ia diajak melihat kerajinan ukir gembol jati. Yakni ukiran dari bonggol akar pohon jati, sisa penebangan jati di hutan yang tidak dimanfaatkan oleh Perhutani. Akar tersebut diolah oleh tangan tangan kreatif para seniman ukir Blora menjadi beragam patung dan perabotan rumah tangga.

Kepada Andhika, Bu Umi Kulsum menjelaskan bahwa bahan dasar pembuatan ukiran gembol jati merupakan akar dari pohon jati yang telah ditebang Perhutani. Setiap usai musim tebang, dan menjelang masa tanam baru. Lahan harus bersih dari sisa-sisa tebangan, sehingga bonggol akar jati ini diangkat dan dimanfaatkan untuk membuat aneka bentuk kerajinan ukir,” jelas Bu Umi Kulsum.

Andhika Pratama kepincut keunikan patung ukiran dari bonggol atau gembol jati, ia ingin membeli dan memesan dari Blora. (foto: rs-infoblora)
Bagus, unik dan kreatif. Karena ini bonggol jati, pasti dong bahannya kayu yang benar-benar tua sesuai masa tebang. Asik nih, jadi pengen beli. Tapi patung ini besar banget, gak ada yang lebih kecil kah? Atau bisa minta kartu nama perajinnya biar nanti bisa pesan. Kalau sudah di Jakarta pasti harganya sudah mahal banget,” papar Andhika sambil melihat perajin sedang mengukir gembol jati.

Senada dengan Andhika, Lee yang semasa kecilnya hidup di Korea mengaku sudah lama mengenal keunggulan kualitas perabotan rumah tangga yang terbuat dari kayu jati. Sejak kecil saya sudah mengenal bahwa kayu jati Indonesia sangat bagus untuk perabot rumah tangga seperti meja kursi dan lainnya. Ternyata Blora ini sumber bahan bakunya, kata Lee.

Melihat ketertarikan Andhika dan Lee terhadap ukiran gembol jati, Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si pun mengajaknya untuk berkeliling Blora di lain waktu karena masih banyak potensi kerajinan Blora yang layak untuk dieksplor.

“Kalau kerajinan ini binaan Ibu Ketua Dekranasda Kabupaten Blora, yang tidak lain Bu Umi istri Bupati H.Djoko Nugroho. Silahkan nanti bisa sharing,” terang Wabup.

(berita sebelumnya : Berjalan Sukses, Karnaval Inbox SCTV Jadi Ajang Promosi Potensi Blora)

Benar saja, di penghubung acara Karnaval Inbox SCTV. Pemkab Blora memberikan kenang-kenangan ukiran gembol akar jati berbentuk burung hantu. Pemkab berharap kedepan Inbox SCTV bisa kembali lagi ke Blora dan mengeksplor potensi lainnya yang masih banyak. (ag-infoblora)
Share this article :

3 komentar:

Okrinda Muktie said...

Mohon untuk bapak bupati blora mengawasi para petani dan mendengar keluhan petani ds.kenthong cepu khususnya
Dalam musim padi kali ini kelangkaan pupuk npk dan ponska khususnya menjadi kendala untuk mengatur pertumbuhan padi secara maksimal dan sulit bagi petani untuk mendapatkan hasil yg di harapkan

Mohon di tindak lanjuti mengenai pasokan pupuk yg tidak merata

jay zahra said...

Maju trs utk Blora mustika .kota kelahiran

jay zahra said...

Maju trs pokok ny utk Blora mustika .by cargo (komunitas rantau gotputuk )

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved