Blora on News :
Home » , » Jelang Hari Jadi ke 267, Perajin Batik Blora Kebanjiran Order

Jelang Hari Jadi ke 267, Perajin Batik Blora Kebanjiran Order

infoblora.com on Dec 7, 2016 | 12:00 PM

Ratih pembatik asal Kelurahan Beran sedang menyelesaikan pesanan untuk keperluan acara Kirab Hari Jadi Kabupaten Blora ke 267. (foto: rs-infoblora)
BLORA. Peringatan Hari Jadi ke 267 membawa berkah bagi pengusaha UMKM, khususnya para perajin batik Blora. Pasalnya dalam Kirab Budaya Hari Jadi Kabupaten Blora ke 267 yang akan dilaksanakan pada 11 Desember mendatang, para peserta dihimbau untuk mengenakan pakaian tradisional jawa dengan batik Blora.

Hal itu secara langsung ikut meningkatkan jumlah orderan batik dari para peserta kirab. Sudah sejak bulan November lalu beberapa SKPD telah memesan batik dengan motif tertentu yang akan digunakan untuk pakaian kirab akhir pekan nanti.

Seperti yang dialami Yanik Mariana, salah satu pembatik tulis khas Blora asal Kelurahan Beran ini mengaku mengalami peningkatan orderan dari beberapa SKPD. Menurutnya kebanyakan minta diselesaikan pekan pertama Desember, karena akan digunakan untuk kirab.

“Hari ini saya dan teman-teman lembur pesanan batik tulis dari Kantor Bappeda. Besok Jumat harus sudah jadi semua 55 lembar karena pada hari Minggu nanti akan digunakan untuk bawahan dalam acara kirab budaya. Semalam mewarnai sampai pukul 22.00 WIB, lembur terus mas,” ujar Ana, sapaan akrab Yanik Mariana, Rabu (7/12).

Yanik Mariana sedang menyelesaikan pewarnaan batik tulis dengan teknik colet.
(foto: rs-infoblora)
Ia mengaku agak mengalami kesulitan disaat akhir-akhir ini cuaca tidak menentu. Sehingga proses pengeringan batik harus membutuhkan waktu lebih lama, sedangkan untuk proses canting bisa dilakukan indoor. “Kalau cuaca cerah bisa cepat proses pengeringan batiknya, tapi kalau seharian mendung dan hujan seperti tadi ya lama Mas. Saya sampai beli kipas angin agar batiknya bisa cepat kering,” lanjut Ana.

Senada dengan Yanik Mariana, Ratih Rahmayantika pembatik lainnya juga mengutarakan hal yang sama. Sejak awal bulan November lalu pesanan batik untuk keperluan Hari Jadi Kabupaten Blora terus berdatangan. Namun karena dirinya hanya melayani batik tulis, sehingga tidak berani menerima orderan terlalu banyak. Karena takut tidak bisa selesai semua pada 11 Desember nanti.

“Ini saja saya kerjakan sampai malam. Ya begini ini mas, batik tulis memang harus cermat dan teliti. Proses pembuatannya perlu waktu lebih lama. Tidak seperti cap atau caplis yang tahapan pembuatannya lebih singkat,” beber Ratih.

Sementara itu Hartini, salah satu pembatik dari Dukuh Jasem Desa Jepangrejo Kecamatan Blora juga tidak beda dengan Yanik Mariana dan Ratih Rahmayantika. Dirinya juga banyak mengerjakan pesanan untuk peringatan Hari Jadi Kabupaten Blora ke 267.

“Sambil jaga toko, saya kerjakan cantingan batik. Mumpung pesanan banyak, waktu kapanpun harus dimanfaatkan untuk membatik. Biar pesanan cepat selesai,” kata Hartini, pembatik yang juga penjaga kios batik di Blok T Blora.

Tidak hanya tahun ini saja, di tahun-tahun sebelumnya disaat Hari Jadi Kabupaten Blora tiba. Omset pesanan batik Blora bisa dipastikan mengalami peningkatan. Dengan kata lain, peringatan Hari Jadi menjadi salah satu kesempatan bagi para perajin batik untuk berkreasi menciptakan karya terbarunya. (ag-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved