Blora on News :
Home » , » Event Job Fair di GOR Mustika Blora Pada Akhir Oktober Ternyata Abal-abal

Event Job Fair di GOR Mustika Blora Pada Akhir Oktober Ternyata Abal-abal

infoblora.com on Oct 25, 2016 | 3:00 AM

Kabar penyelenggaraan Job Fair di GOR Mustika akhir Oktober ternyata abal
abal. (dok-ib)
BLORA. Kabar tentang akan adanya pelaksanaan Job Fair (Bursa Kerja) pada akhir Oktober bulan ini di GOR Mustika Blora yang tersebar di beberapa media sosial ternyata hanya abal-abal. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Blora Chris Hapsoro, kemarin.

Ia mengaku banyak warga Blora yang menanyakan soal penyelenggaraan Job Fair dan ternyata pihak penyelenggara lepas tangan tanpa kabar setelah menerima sejumlah uang dari para pendaftar. “Ini job fair abal-abal, dan tidak hanya terjadi di Blora saja. Kasus yang sama juga terjadi di beberapa Jawa Barat dan Jawa Timur,” ungkapnya.

Pihaknya menghimbau kepada para pencari kerja di Kabupaten Blora untuk tidak mudah termakan kabar burung yang belum jelas kepastiannya. Pasalnya sudah cukup banyak para pendaftar job fair yang menyerahkan uang dan tertipu karena panitia abal-abal pergi tanpa kabar.

“Job fair yang tidak memenuhi syarat dan perijinan ini pada akhirnya hanya menjadi ajang mencari keuntungan oleh oknum tertentu untuk mencari uang dari peserta,” tegasnya.

Namun berkat adanya kejadian ini menjadikan Disnakertransos ingin menyelenggarakan job fair resmi untuk mengobati kekecewaan dan menyerap tingginya animo masyarakat pencari kerja yang ingin mendapatkan pekerjaan secara benar sesuai aturan.

“Atas kejadian ini, kami akan menyelenggarakan job fair resmi tahun 2017 mendatang. Akan direncanakan dengan matang bersama beberapa perusahaan besar agar tidak terulang kejadian seperti ini. Job fair abal-abal yang mengharuskan peserta bayar saja banyak peminatnya, apalagi nanti kalau kita selenggarakan gratis. Pasti membludak,” paparnya.

Kepada pihak-pihak swasta yang ingin menyelenggarakan job fair, pihaknya meminta agar panitia benar-benar bertanggungjawab serta berkoordinasi dengan perusahaan tentang kuota kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan.

“Jangan hanya mengumbar janji memperoleh gaji yang besar saja. Harus jelas spesifikasi pekerjaan dan dimana penempatannya. Pengangguran memang masih menjadi problem kita bersama, jangan mempermainkan hal ini untuk mencari keuntungan pribadi,” pungkasnya. (jo-infoblora)
Share this article :

2 komentar:

ajiee satriaa said...

Bagi yg sudah terlanjur membayar bagaimana?

Pangeran Deglenk said...

di ambil di depnaker mas

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved