Blora on News :
Home » , » Final Liganus 2016, Persikaba Blora Kembali Jadi Juara 2 Zona Jateng

Final Liganus 2016, Persikaba Blora Kembali Jadi Juara 2 Zona Jateng

infoblora.com on Aug 29, 2016 | 8:30 AM

Kapten Persikaba Blora Andri Mulyono Jati mengangkat tropi juara kedua bersama tim dengan didampingi pelatih, Bupati dan ketua Asprov PSSI Jateng. (foto: set-infoblora)
BLORA. Partai final Liga Nusantara (Linus) 2016 zona Jawa Tengah yang mempertemukan Persikaba Blora sebagai tuan rumah melawan Persiku Kudus pada hari Minggu (28/8) kemarin di Stadion Kridosono berlangsung panas. Pertandingan yang berakhir dengan keunggulan skor tipis 0-1 untuk Persiku Kudus tersebut memaksa tuan rumah Persikaba Blora kembali meraih juara 2 atau runner up.

Dalam pertandingan yang dimulai pada pukul 14.45 WIB tersebut, sejak awal kedua tim langsung saling menyerang dengan strategi masing-masing. Bahkan bermain di kandang lawan tidak membuat Persiku Kudus gentar melakukan serangan.

Serangan dari Laskar Macan Muria terus ditujukan ke arah gawang Persikaba Blora yang dijaga oleh Riqi Nugraha. Namun paada menit ke 8, pemain Persiku Kudus berhasil menjebol gawang Laskar Arya Penangsang melalui tendangan sudut yang dikemudian disundul dengan kepala oleh M.Endris pemain nomor punggung 6, sehingga kedudukan menjadi 0-1 untuk tim tamu.

Tertinggal 0-1 membuat tensi pertandingan semakin panas. Gesekan antar pemain pun tidak terhindarkan sehingga pelanggaran banyak terjadi di tengah lapangan. Wasit Dicky Aji Bhaktiono pun beberapa kali mengganjar sejumlah pemain dengan kartu kuning.

Banyaknya supporter Persiku Kudus yang datang dan memberikan semangat di bagian utara stadion membuat suasana pertandingan semakin semarak. Seolah-olah Persiku bermain di kandang sendiri, lantaran supporternya lebih keras meneriakkan dukungan kepada Laskar Macan Muria.

Tak mau kalah di kandang sendiri, Persikaba Blora terus tampil agresif melancarkan serangan melalui striker Sukirno Bagong dan Wisnu Wardani sehingga beberapa kali peluang tercipta. Namun nampaknya dewi fortuna belum memihak kepada tim kebanggaan warga Blora ini, beberapa kali penyelesaian akhir selalu melebar dari mistar gawang sehingga bola justru keluar lapangan.

Skor kosong satu bertahan hingga babak pertama usai. Di babak kedua, Persikaba langsung melakukan serangan kembali. Peluang pun kembali tercipta melalui kedua sayap, namun lagi-lagi ketatnya pertahanan Persiku membuat serangan Persikaba gagal.

Meskipun telah unggul 1 gol, nampaknya Persiku Kudus tidak puas diri. Serangan juga terus dilakukan, utamanya dilakukan dengan serangan balik yang cepat. Namun lagi-lagi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat bola terus ditepis pemain belakang Persikaba.

Tingginya tensi permainan, membuat sejumlah pemain sempat terpancing emosi lantaran banyak pemain Persiku Kudus yang jatuh dan mengulur waktu. Sampai akhirnya wasit mengeluarkan kartu kuning kepada salah satu pemain Laskar Macan Muria yang berusaha mengulur waktu.

Kesempatan terakhir Persikaba Blora dari tendangan pojok pada pemit-menit terakhir babak kedua juga gagal dimanfaatkan Sukirno Bagong untuk mencetak gol. Hingga peluit panjang ditiup, Persikaba tetap tertinggal 0-1 dari Persiku Kudus. Dengan demikian, Persiku menyandang gelar juara 1 Liga Nusantara 2016 Zona Jateng dan berhak maju ke tingkat nasional. Sedangkan Persikaba Blora menjadi runner-up, mengulang prestasi Liga Nusantara 2014 silam saat kalah dari Persab Brebes di partai final.

Usai peluit panjang ditiup wasit, para pemain Persikaba pun tampak bersedih, duduk lemas sambil menundukkan kepala di tengah lapangan. Begitu juga dengan sang kapten Andri Mulyono Jati hingga meneteskan air mata karena merasa gagal meraih tiket menuju tingkat nasional.

“Anak-anak sudah bermain maksimal, walaupun kita gagal jadi juara namun ini bukan kegagalan yang abadi. Kita masih bisa bangun lagi agar tahun depan bisa lebih baik,” ucap Putut Wijanarko, pelatih Persikaba Blora.

Adapun pelatih Persiku Kudus, Hidayat mengaku bahwa dirinya cukup puas dengan permainan anak asuhnya. “Kemenangan satu kosong di kandang lawan ini sangat memuaskan. Untuk selanjutnya, kami akan lakukan evaluasi tim agar bisa meraih kemenangan selanjutnya di level nasional,” ungkapnya.

Perayaan kemenangan Persiku Kudus diawali dengan penyerahan tropi dan uang pembinaan untuk juara 3 yakni Persipa Pati dan Persik Kendal. Dilanjutkan penyerahan tropi dan uang pembinaan Rp 5 juta kepada juara kedua Persikaba Blora didampingi Bupati H.Djoko Nugroho. Sedangkan juara pertama Persiku Kudus meraih tropi dan uang pembinaan senilai Rp 10 juta dari Asprov PSSI Jawa Tengah. (ag-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved