Blora on News :
Home » , , » Tingkatkan Nilai Ekonomi, Sawo Bangoan Diupayakan Masuk Pasar Modern

Tingkatkan Nilai Ekonomi, Sawo Bangoan Diupayakan Masuk Pasar Modern

infoblora.com on Jul 27, 2016 | 4:30 PM

Panen sawo, Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si ingin hasil sawo di Desa Bangoan bisa dipasarkan ke pasar modern. (foto: ag-infoblora)
BLORA. Potensi pertanian buah sawo yang melimpah di Dukuh Watugunung Desa Bangoan Kecamatan Jiken rupanya menarik perhatian Wakil Bupati Blora H.Arief Rohman M.Si. Wakil Bupati yang juga mantan anggota DPRD Jateng ini pun langsung datang mengunjungi kelompok tani Timbul Mulyo yang menjadi pelaku perkebunan sawo di Bangoan pada Selasa (26/7) lalu.

Bersama perwakilan Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan (Dintanbunakikan) Blora, Badan Lingkungan Hidup dan Camat Jiken, orang nomor dua di Kabupaten Blora ini disambut Kepala Desa Bangoan Sudarto dan Ketua Kelompok Tani Timbul Mulyo Sriyono.

“Berdasarkan informasi yang saya peroleh, potensi buah sawo disini cukup bagus. Hanya saja pemasaran dan pengolahan produk hasil panennya harus ditata agar nilai ekonomis yang diperoleh petani bisa lebih besar. Saya ingin sawo Bangoan ini nanti bisa dipasarkan di pasar modern atau swalayan,” ucap Wabup Arief Rohman.

Wakil Bupati melihat sertifikat organik tentang sawo Bangoan yang dipegang
oleh Kades didampingi Kepala BLH dan Ketua Kelompok Tani. (foto: ag-ib)
“Nanti akan kita ajak salah satu distributor pemasok buah ke supermarket untuk datang kesini meninjau lapangan. Jika memang layak masuk supermarket, Pemkab akan memfasilitasi agar potensi buah lokal Blora ini bisa memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi sehingga petani bisa untung lebih besar,” lanjutnya.

Menurutnya sebelum dipasarkan ke pasar modern, sawo hasil Desa Bangoan ini harus mempunyai nama pasar terlebih dahulu. Misalnya dengan mematenkan produk buah sawo dengan nama Sawo Bangoan agar bisa dikenal sebagai buah khas Blora.

Minggu kedua Agustus nanti diupayakan tim distributor buah akan datang untuk melakukan survey lapangan di Dukuh Watugunung Desa Bangoan Kecamatan Jiken. Dengan masuknya buah lokal di pasar modern, maka harga jual bisa lebih baik.

Wabup juga berpesan kepada Kades Sudarto agar kedepan bisa disiapkan lahan beberapa hektar yang khusus ditanami sawo untuk wisata buah. “Kalau ada kebun buah yang sukup luas, akan menarik untuk dibuka untuk wisata petik buah sawo,” ujarnya.

Sriyono, Ketua Kelompok Tani Timbul Mulyo pun mengakui jika saat ini harga yang diberikan tengkulak untuk membeli sawo hasil kebun pekarangan warga Desa Bangoan memang masih rendah. “Satu karung buah sawo hanya dihargai Rp 200 ribu oleh tengkulak. Jika memang akan dimasukkan ke supermarket, kami sangat berterimakasih,” ungkapnya. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved