Blora on News :
Home » , , » Bupati : PT.GCI Harus Selesaikan Hutang Gaji Pekerja Dalam 4 Bulan Kedepan

Bupati : PT.GCI Harus Selesaikan Hutang Gaji Pekerja Dalam 4 Bulan Kedepan

infoblora.com on Jul 16, 2016 | 5:09 AM

Bupati jadi penengah antara PT.GCI, Pertamina EP 4 Cepu dan local vendor dalam diskusi pemecahan masalah hutang KSO GCI, Jumat (15/7) lalu. (foto: ag-infoblora)
BLORA. Masalah hutang PT.Geo Cepu Indonesia (GCI) operator migas Kerjasama Operasional (KSO) Pertamina EP Cepu terhadap sumur-sumur minyak tua di Kabupaten Blora mulai memasuki babak baru. Ratusan pekerja yang belum digaji beberapa bulan, kini mulai mendapatkan jalan cerah setelah Bupati melaksanakan dialog dengan holding PT.GCI dan Pertamina EP 4 Cepu, Jumat (15/7) kemarin.

Bertempat di aula pertemuan kantor Pertamina EP 4 Cepu, Bupati Blora H.Djoko Nugroho yang didampingi oleh Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Blora Setyo Edy, Kepala Inspektorat Blora Bambang Darmanto, dan Asisten II Bondan Sukarno bertemu dengan Tubagus Nasiruddin yang membawahi Operasional Pertamina EP Asset 4 Cepu, Field Manager Pertamina EP Asset 4 Cepu Agus Amperianto, General Manager Geo Cepu Indonesia Irfan, Direksi Geo Cepu Indonesia Michael, Vice Finance Geo Cepu Indonesia Ade, Perwakilan Geo Cepu Indonesia, serta para local vendor yang bekerjasama dengan Geo Cepu Indonesia (GCI).

Dalam pertemuan ketiga tersebut, Bupati pun meminta kesanggupan PT.GCI untuk melunasi semua hutang dalam 4 bulan kedepan. “Dalam pertemuan pertama, Mei lalu. GCI berjanji menyelesaikan masalah hutang gaji local vendor dalam 6 bulan kedepan atau sampai November. Namun kemarin baru dibayarkan sebulan, berhenti lagi. Sehingga 23 Juni kemarin kita berdialog lagi dan hari ini (kemarin-red) kita minta kesanggupan GCI untuk menyelesaikan masalah ini. Kalau dulu janjinya November selesai, berarti waktu tinggal 4 bulan kedepan,” jelas Bupati.

Ade, vice finance GCI menyatakan bahwa pihaknya bersedia menyelesaikan pembayaran utang kepada local vendor yang selama ini belum menerima semua haknya. “Ada 14 local vendor yang berada di bawah kami, ini akan kami bayarkan sesuai dengan kesepakatan awal hingga 4 bulan kedepan,” ucapnya.

Ia mengaku bulan lalu pembayaran sempat terhenti dikarenakan ada permasalahan intern perusahaan sehingga kini akan dilanjutkan 4 bulan kedepan. “Insya Allah akan lunas,” terangnya.

Sementara itu Agus Amperianto, Field Manager Pertamina EP Asset 4 Cepu, juga menegaskan kepada para local vendor bahwa hutang PT.GCI akan segera dibayarkan, dan akan segera dibuat perjanjian yang ditandatangani oleh seluruh pihak yang bersangkutan dengan diketahui Bupati Blora Djoko Nugroho.

“Pertamina juga meminta pihak GCI agar membuat penjadwalan ulang pembayaran hutang yang disesuaikan dengan keadaan sekarang agar penundaan pembayaran tidak terjadi lagi,” tegas Agus.

Pada kesempatan kali ini, Haryanto salah satu perwakilan local vendor yang bekerjasama dengan GCI meminta janji GCI agar terwujud, karena selama ini pihak GCI yaitu Ibu Ade selaku vice finance sangat sulit untuk dihubungi baik melalui pesan singkat maupun telepon.

“Selama ini hanya janji-janji. Dengan adanya pertemuan ini kami berharap keseriusan GCI untuk membayar hutang local vendor. Jika dalam 4 bulan kedepan belum selesai, maka akan kami bawa ke ranah hukum,” kata Haryanto.

Mendengar hal tersebut, Bupati Blora Djoko Nugroho menegaskan bahwa pembayaran harus terselesaikan empat bulan kedepan. “Perjanjian yang baru akan dibuatkan Pertamina EP 4 Cepu, masalah ini harus selesai 4 bulan kedepan. GCI jangan mengandalkan ECS,” pungkasnya. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved