Blora on News :
Home » , , » Apel Bersama Bupati, Warga Blora Kutuk Radikalisme & Terorisme

Apel Bersama Bupati, Warga Blora Kutuk Radikalisme & Terorisme

infoblora.com on Jul 25, 2016 | 11:00 AM

Usai apel bersama tolak paham radikalisme dan terorisme, Bupati foto bersama dengan peserta apel. (foto: ag-infoblora)
BLORA. Merebaknya pemberitaan tentang gerakan radikalisme dan terorisme di berbagai wilayah yang ada di Indonesia maupun luar negeri, membuat Pemkab Blora beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan segenap elemen masyarakat menegaskan diri untuk menolak, bahkan mengutuk aksi tersebut.

Penegasan penolakan radikalisme dan terorisme diwujudkan dalam sebuah Apel Bersama di Alun-alun Blora, Senin (25/7) dengan diikuti Polres Blora, Kodim 0721 Blora, Yonif 410 Alugoro, Kejaksaan Negeri, Kesbangpol, Satpol PP, organisai keagamaan, pendidikan dan sosial.

Hadir secara langsung Bupati H.Djoko Nugroho sebagai pimpinan apel yang dimulai pukul 09.00 WIB. Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk secara tegas menolak dan mengutuk aksi teror dan gerakan radikalisme.

Tokoh masyarakat, organisasi pemuda dan ormas tanda tangani kesepakatan
penolakan terhadap radikalisme dan terorisme. (foto ag-infoblora)
“Kita hidup berbangsa bernegaa harus mau menaati aturan demi keamanan dan keselamatan bersama. Sepakbola saja diatur, ada kartu kuning dan kartu merah. Jadi sudah sewajarnya kalau pengen hidup tertib dan aman, harus mau diatur,” ujar Bupati.

Kepada para orang tua, Bupati meminta agar lebih sering melakukan komunikasi dengan anak-anaknya yang sedang menempuh sekolah di luar kota. “Paham radikalisme bisa berkembang melalui kegiatan organisasi kepemudaan. Kita harus bisa mengontrol kegiatan anak-anak agar tidak tergabung dalam organisasi radikalisme,” lanjut Bupati.

Bupati yang lebih akrab disapa Pak Kokok ini pun menegaskan bahwa apel bersama tolak radikalisme tidak hanya digelar di Alun-alun saja. Kedepan ia meminta kegiatan serupa juga dilaksanakan di seluruh kecamatan dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.

“Jangan beri celah radikalisme dan terorisme berkembang di Blora,” tegasnya.

Apel yang diikuti kurang lebih 500 orang tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan naskah kesepakatan bersama untuk meningkatkan kewaspadaaan masyarakat Blora terhadao faham radikalisme dan terorisme.

Warga Blora bersama Bupati menegaskan kutuk Radikalisme dan Terorisme. (foto: ag-infoblora)
Kesepakatan itu diantaranya mengutuk setiap tindakan atau aksi bunuh diri yang mengatasnamakan agama, menolak segala bentuk radikalisme maupun terorisme yang mengganggu keamanan dan ketertiban, serta merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, tetap setia dengan menjaga NKRI, siap bekerjasama dengan instansi dan lembaga dalam menjaga kemanan dan ketertiban wilayah Kabupaten Blora.

Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat mulai MUI Kab.Blora, PC NU Kab.Blora, PD.Muhammadiyah Blora, DPD LDII Kab.Blora, pimpinan Ponpes Khozinatul Ulum, Ponpes Al Hikmah Ngadipurwo, Badan Kerjasama Gereja Blora, FKUB, FKDM, FPBI, Sedulur Sikep Samin, FKPPI, KNPI, Banser NU, Kokam Muhammadiyah, Muslimat NU Blora, Aisyiah, IPSI, KOMASCIPOL, serta Senkom Kabupaten Blora, dengan disaksikan langsung oleh Bupati H.Djoko Nugroho dan pimpinan Forkopimda.

Terpisah, Kapolres Blora AKBP Surisman SIK, MH ketika dihubungi menyatakan bahwa hingga saat ini wilayah Kabupaten Blora masih dalam kondisi aman. “Belum ada titik rawan radikalisme dan terorisme yang terdeteksi. Namun demikian kita tetap melakukan tindakan kewaspadaan hingga seluruh pelosok desa. Kegiatan patroli tetap terus dilakukan,” terangnya. (ag-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved