Blora on News :
Home » , » Akan Sasar 4000 Rumah, Akhirnya City Gas Dilaunching di Sumber Kradenan

Akan Sasar 4000 Rumah, Akhirnya City Gas Dilaunching di Sumber Kradenan

infoblora.com on Jul 29, 2016 | 10:32 PM

PGN dan Bupati Blora H.Djoko Nugroho mensosialisasikan operasional jaringan gas rumah tangga (city gas) di Gedung Serbaguna Desa Sumber Kecamatan Kradenan. (foto: ag-infoblora)
BLORA. Program jaringan gas (jargas) dari Central Processing Plant (CPP) Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) Blok Gundih yang sejak 2013 lalu rencananya akan menyasar 4000 unit rumah tangga di Kecamatan Kradenan, Randublatung, Kedungtuban dan Cepu, akhirnya kini dilaunching pada Jumat (29/7).

Launching yang didahului dengan sosialisasi kepada calon pelanggan dilaksanakan di Gedung Serbaguna Balaidesa Sumber, Kecamatan Kradenan, oleh PGN dengan dihadiri Dirjen Migas Kemen ESDM, GM Pertamina Asset 4 Cepu, Bupati Blora, Forkopimda Blora, Forkopimcam Kradenan dan masyarakat umum.

Dalam sosialisasi tersebut, PGN yang diwakili oleh Direksi Jargas Ahmad Rifai menjelaskan bahwa dalam tahap awal ini belum bisa langsung mengalirkan gas di 4000 rumah sesuai target awal. Namun PGN baru akan mengaliri 780 unit rumah tangga yang ada di wilayah ring 1 CPP PPGJ Blok Gundih yakni masyarakat Desa Sumber.

“Siang ini kita akan uji cobakan di 5 rumah yang ada di Dukuh Jompong Desa Sumber. Nanti jika sudah bagus dan layak digunakan baru akan dialirkan ke 780 rumah. Dalam 2 tahun kedepan secara bertahap akan menyeluruh ke 4000 rumah tangga sasaran. Saya menjamin dengan menikmati jaringan gas rumah tangga ini, pengeluaran masyarakat untuk energi bisa lebih hemat jika dibandingkan dengan menggunakan gas melon 3 kg,” ucapnya.

Para pelanggan, menurutnya hanya dikenakan tarif minimal Rp 33 ribu perbulan dengan penggunaan gas sebanyak 10 meter kubik.

“Jika penggunaannya dalam sebulan kurang dari 10 meter kubik, maka akan tetap dikenakan beban biaya Rp 33 ribu. Namun jika penggunaannya lebih dari 10 meter kubik maka pertambahannya akan dihitung menurut harga yang ditetapkan. Setiap rumah sudah dipasang meterannya sehingga akan diketahui seberapa besar penggunaan gas setiap bulan. Sistem ini sama dengan pembayaran listrik dengan sistem meteran, bukan token,” jelasnya.

Bupati H.Djoko Nugroho mencoba jaringan gas rumah tangga dengan
menggoreng telur ceplok bersama Dirjen Migas, PGN, Pertamina EP dan
Forkopimcam Kradenan. (foto: ag-infoblora)
Bupati Blora H.Djoko Nugroho pun menyambut gembira dengan mulai dialirkannya jaringan gas rumah tangga ke rumah penduduk yang berada di Desa Sumber Kecamatan Kradenan. “Masyarakat harus bisa memanfaatkan gas murah ini dengan maskimal. Jangan hanya untuk masak dan bikin kopi, kembangkan untuk membuka usaha rumahan misalnya kerajinan keripik tempe, keripik singkong atau lainnya sehingga ekonomi keluarga bisa berkembang,” ucap Bupati.

“Saya minta PGN juga bisa menekan beban biaya jaminan yang dulunya diusulkan sebesarRp 300 ribu. Kalau bisa jangan mahal-mahal, cukup Rp 100 ribu saja untuk jaminan selama 3 bulan. Jika warga kami rutin membayar, maka uang itu akan dikembalikan,” lanjutnya.

Mendengar permintaan Bupati, Direksi Jargas PGN Ahmad Rifai pun langsung memberikan jawaban bahwa pihaknya hingga sampai saat ini terus berusaha agar besaran biaya jaminan yang dikenakan kepada pelanggan bisa terus ditekan.

“Tidak hanya Rp 100 ribu, kami akan usahakan jaminannya nanti hanya Rp 50 ribu. Bapak ibu semua silahkan diteken saja surat pelanggannya, nanti kalau masalah jaminan kita usahakan semaksimak mungkin akan lebih rendah. Akan kami sampaikan dahulu ke pimpinan PGN agar bisa dibahas,” ujarnya.

General Manager (GM) Pertamina Asset-4, Wisnu Hindadari, menjelaskan bahwa sumber gas untuk jaringan gas rumah tangga tersebut berasal dari sumur Pertamina EP di wilayah Jawa Tengah dengan alokasi 0,2 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Untuk tahap awal, fasilitas jargas tersebut akan mengalir ke sekitar 780 rumah di wilayah Desa Sumber.

“Blora merupakan kota selanjutnya di Jawa Tengah setelah Jargas Kota Semarang yang menikmati fasilitas jaringan gas kota dari sumur-sumur di wilayah Kedungtuban, Kedung Lusi, Randublatung yang dioperasikan dan dikelola oleh Pertamina EP sejak tahun 2001, dan di-suplai gasnya dr CPP (Central Processing Plant) Gundih Area. Ini adalah bentuk sinergi BUMN dan PGN, dimana Gasnya berasal dari sumur Pertamina EP, dialirkan menggunakan pipa transmisi PGN, yang sudah disiapkan dan diantisipasi secara bersamaan berupa SOP Gas-In dan Kesepakatan Bersama / KB yg mengatur syarat legal formal komersial,” ujar Wisnu.

Wisnu menambahkan, bahwa jaringan gas di Kabupaten Blora ini akan berkembang terus karena banyak potensi pelanggan kecil yang bisa memanfaatkan jaringan gas kota untuk bisnisnya dan meningkatkan perekonomian dari industri rumahan. Untuk itu, lanjutnya, PT Pertamina EP menargetkan, hingga 2 hingga 4 tahun mendatang seluruh sambungan jargas untuk masyarakat Blora dapat semuanya teraliri melalui mekanisme penyiapan infrastruktur gas dr Ditjen Migas dan PGN ke depan.

Sambutan hangat diungkapkan masyarakat atas pengoperasian jargas Blora ini, sebagaimana disampaikan Kepala Desa Sumber, Zaki Bachroni. “Warga sudah sejak lama menanti gas Blora ini mengalir. Kami dan PGN serta Pertamina sudah melakukan sosialisasi dan sambutan warga sangat baik dan antusias. Mereka ingin kedepan segi keamanan jaringan gas tetap menjadi perhatian yang utama agar tidak terjadi hal-hal membahayakan diluar keinginan bersama,” ujar Zaki.

Usai disosialisasikan, launching city gas dilakukan Bupati, PGN, Pertamina, Dirjen Migas dan Forkopimda dengan memencet tombol sirine di rumah Ibu Siti Masidah Dukuh Jompong Desa Sumber. Api gas berwarna biru pun langsung menyala di kompor yang berada di dapur Bu Siti Masidah.

Selain di rumah Siti Masidah, launching atau uji coba city gas juga dilakukan di rumah Hardi, Nyamin, Nur Solikin, dan Subandi. Warga langsung mencoba menggunakan api biru jaringan gas rumah tangga untuk memasak. Tak terkecuali Bupati H.Djoko Nugroho yang ikut mencoba menggoreng telur hingga matang. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved