Blora on News :
Home » , , » Untuk Kelancaran Arus Mudik, Semua Proyek Perbaikan Jalan Dihentikan H-10

Untuk Kelancaran Arus Mudik, Semua Proyek Perbaikan Jalan Dihentikan H-10

infoblora.com on Jun 15, 2016 | 3:00 AM

Hingga saat ini arus lalu-lintas di proyek pembetonan jalan masih diberlakukan buka tutup. Namun menjelang lebaran mulai H-10 nanti semua pekerjaan jalan dihentikan sementara agar bisa dilalui dua jalur. (foto: rs-infoblora)
BLORA. Kepadatan arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1437 H tidak akan lama lagi bakal memenuhi jalur utama dan alternatif menuju Blora dan kota-kota di sekitarnya. Untuk menjamin kelancaran arus mudik dan balik tersebut, Bupati H.Djoko Nugroho memerintahkan agar semua proyek perbaikan jalan yang saat ini dikerjakan supaya dihentikan sementara mulai H-10 nanti.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat memimpin rapat koordinasi Ekonomi Keuangan Industri dan Perdagangan (Ekuinda) persaiapan Lebaran Idul Fitri 1437 H di Gedung Pertemuan Setda Lantai 2, Senin (13/6) lalu di hadapan Forkopimda dan seluruh kepala SKPD se Kabupaten Blora.

Begitu juga dengan Kapolres Blora AKBP Surisman melalui Kasat Lantas AKP Handoko Suseno yang menginginkan agar semua pelaksana proyek perbaikan jalan bisa mulai menghentikan pekerjaan konstruksi mulai H-10.

Perbaikan jembatan Kedungtuban, untuk kendaraan melebihi 10 ton dialihkan
melewati Kota Blora. (foto: arpet-ib)
“Agar tidak terjadi kemacetan saat arus mudik dan balik, maka kami minta semua pekerjaan jalan dihentikan mulai H-10. Mengingat sejumlah pekerjaan jalan berupa rigid beton hingga saat ini baik di ruas jalan kabupaten maupun provinsi masih belum selesai 100 persen,” ucapnya, kemarin.

Adapun Kepala Balai Pelaksana Teknis (BPT) Bina Marga Jateng wilayah Purwodadi yang membawahi Kabupaten Blora, Ali Huda menerangkan bahwa pihaknya siap menghentikan pekerjaan fisik jalan mulai H-10 nanti.

“Mulai H-10 pekerjaan akan kita hentikan sementara untuk menjamin kelancaran mudik dan balik. Tidak akan ada buka tutup lagi, hanya saja jika perbaikan jalan berupa rigid beton masih belum selesai maka 2 jalur memakai  jalan lama dan separuh jalan baru,” ungkapnya.

Untuk diketahui, sampai saat ini pembetonan jalan provinsi masih berlangsung di ruas Blora-Ngawen, Japah-Todanan, Todanan-Pucakwangi, serta Cepu-Randublatung-Doplang. “Kami juga berharap pengguna jalan berhati-hati karena pekerjaan fisik jembatan Kedungtuban masih berjalan. Semua kendaraan melalui jembatan darurat dengan beban tidak boleh lebih dari 10 ton,” lanjutnya.

Sedangkan untuk ruas jalan kabupaten, pembetonan jalan masih berlangsung di ruas Blora-Randublatung, Kunduran-Todanan, Kunduran-Doplang, Jepon-Bogorejo, Cabak-Bleboh dan Ngraho-Sidorejo. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved