Blora on News :
Home » , » Terganggu Cuaca, Pembangunan Tiang Pancang Jembatan KB Blora Terus Dikebut

Terganggu Cuaca, Pembangunan Tiang Pancang Jembatan KB Blora Terus Dikebut

infoblora.com on Jun 10, 2016 | 2:00 AM

Alat berat menggali tanah yang menutupi dasar pondasi Jembatan KB karena sebelumnya diguyur hujan deras. (foto: rs-infoblora)
BLORA. Cuaca Blora yang semula diprediksi memasuki awal kemarau ternyata meleset. Curah hujan masih tinggi mengguyur Kota Barongan hingga memasuki pekan kedua Juni, sehingga mempengaruhi sejumlah proyek pekerjaan fisik yang saat ini sedang berjalan. Salah satunya pembangunan Jembatan Kedungjenar-Beran (KB) di selatan SMP Negeri 2 Blora.

Pembangunan Jembatan KB yang mulai dikerjakan sejak bulan April lalu itu hingga kini masih dalam tahap penyelesaian tiang pancang. Molor disebabkan oleh derasnya aliran Sungai Lusi yang kerap naik ketika hujan deras turun.

“Tiang pancang jembatan bagian utara dari SMPN 2 Blora sudah berdiri, namun saat membangun bagian selatan sungai terganggu banjir Sungai Lusi. Seperti hujan deras kemarin mengakibatkan galian pondasi di sebelah selatan sungai tenggelam sehingga pagi ini (tadi-red) tidak bisa dilanjutkan pekerjaannya karena masih terendam air,” ungkap Agus salah satu pekerja.

Tiang pancang Jembatan KB bagian dasarnya masih terendam air bah setelah
diguyur hujan deras. Pekerjaan belum bisa dilanjutkan. (foto: rs-infoblora)
Menurutnya sudah beberapa kali kejadian seperti itu terjadi. Akibat terendam air, bagian pondasi tiang pancang jembatan sampai tertutup tanah lagi. Bahkan jembatan darurat untuk penyebrangan beberapa kali hanyut diterjang air bah.

“Kita gali lagi pakai excavator agar bisa melanjutkan pembangunan ke atas dengan menyedot dahulu air yang menggenangi dasar pondasi,” lanjutnya.

Agar pembangunan terus berjalan, pekerja pun memilih mengerjakan tiang pancang paling selatan yang letaknya lebih tinggi dari permukaan air Sungai Lusi. “Kita target November sudah selesai, sehingga harus terus dikerjakan meskipun cuaca cukup mengganggu,” pungkasnya.

Perlu diketahui Jembatan KB tersebut dibangun dengan dana dari APBD Blora 2016 sebesar Rp 4,69 miliar. Jembatan akan dibangun sepanjang 66 meter dengan lebar 4,5 meter menyerupai Jembatan Kaliwangan, hanya saja pada ujung jembatan akan dibangun trotoar sepanjang 6 meter.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Blora Bondan Sukarno mengatakan bahwa dibangunnya Jembatan KB untuk menambah akses jembatan Sungai Lusi yang ada di wilayah Kota Blora.

“Selama ini arus lalu-lintas di Kota Blora dari selatan ke utara dan sebaliknya terpusat di Jembatan Kaliwangan dan Pakis. Dengan Jembatan KB ini diharapkan bisa mengurai kepadatan arus lalu-lintas. Disamping itu akses Kelurahan Beran menuju Kota menjadi lebih dekat sehingga diharapkan perekonomian warga setempat bisa berkembang lebih cepat,” ungkapnya.

Diketahui bersama, pembangunan jembatan tembus Kedungjenar-Beran (KB) memang sudah lama menjadi wacana. Kini baru bisa direalisasikan dan disetujui oleh warga dari kedua belah wilayah, baik Kedungjenar maupun Beran. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved