Blora on News :
Home » , » Sidak SPBE, Pemkab Minta Kuota Elpiji 3 Kg Saat Ramadhan Ditambah 10 Persen

Sidak SPBE, Pemkab Minta Kuota Elpiji 3 Kg Saat Ramadhan Ditambah 10 Persen

infoblora.com on Jun 9, 2016 | 8:30 AM

Kabid Perdagangan DIsperindagkop UMKM sedang mengecek ketersediaan elpiji 3 Kg di SPBE Medang. (foto: teg-ib)
BLORA. Memastikan kebutuhan elpiji 3 kg aman selama bulan Ramadhan, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Blora pada Rabu (8/6) kemarin melakukan sidak tinjauan elpiji 3 kg ke sejumlah SPBE di Blora, salah satunya SPBE Medang. Megingat selama bulan puasa, konsumsi gas dalam tabung kecil itu meningkat seiring dengan bertambahnya aktifitas masyarakat.

Kepala Disperindagkop UMKM Blora, Maskur melalui Kepala Bidang Perdagangan Ngadi Utomo mengatakan dalam bulan Ramadhan ini Pemerintah Kabupaten Blora mengajukan tambahan kuota 10 persen gas elpiji tabung 3 kg, yang memang banyak digunakan konsumen rumah tangga.

“Penambahan kuota itu supaya ada keterjaminan stok di pasaran,” kata Ngadi Utomo.

Peruntukan itu sebagaimana diatur dalam Pasal 3 Ayat (1) Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 104 Tahun 2007 tentang Penyediaan Pendistribusian dan Penetapan Harga Elpiji Tabung 3 kilogram.

Menurutnya, saat ini ketersediaan gas elpiji 3 kg, yang sering disebut elpiji melon di wilayah Kabupaten Blora masih aman. Berdasarkan pemantauan jajarannya, harga di pasaran pun belum naik.

“Untuk saat ini stok masih aman dan diperkirakan hingga lebaran stok elpiji aman. Jika nantinya dirasa kurang kami akan mengajukan tambahan lagi,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan pemantauan, harga gas itu di Kecamatan Blora Kota dan sekitarnya, bervariasi dari Rp 16 ribu sampai Rp 21 ribu per tabung. Namun demikian pihaknya berharap para pengecer yang menjual bisa sesuai SK Gubernur yaitu dengan harga Rp 15.500 per tabung

“Saya harap mereka bisa mentaati harga yang telah ada, jangan terlalu mahal jika menjualnya,” ungkpanya.

Pihaknya bersama tim akan terus melakukan pantauan secara rutin di bulan ramadhan ini sehingga nantinya masyarakat bisa mendapatkan harga yang sesuai dan pasokan elpiji bisa tetap lancar.

“Pantauan akan terus kami lakukan hingga mendekati lebaran dan itu nanti akan secara menyeluruh di Kabupaten Blora,” terangnya. (teg-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved