Blora on News :
Home » , » PPDB, SMP Unggulan di Blora Diserbu Lulusan SD Bernilai Tinggi

PPDB, SMP Unggulan di Blora Diserbu Lulusan SD Bernilai Tinggi

infoblora.com on Jun 28, 2016 | 6:30 PM

Sejumlah orangtua murid mengecek jurnal PPDB di SMP Negeri 1 Blora yang nilainya tinggi-tinggi. (foto: ag-infoblora)
BLORA. Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMP sederajat di Kabupaten Blora berlangsung sejak Senin (27/6) lalu hingga Rabu (29/6) besok. Sejumlah sekolah unggulan di Kota Blora pun menjadi sasaran utama calon peserta didik. Seperti yang terjadi di SMP Negeri 1 Blora dan SMP Negeri 2 Blora.

Ratusan siswa lulusan SD dengan nilai tinggi menyerbu 2 sekolah favorit di Kabupaten Blora ini sejak hari pertama kemarin. Dengan diantar masing-masing orangtuanya, calon peserta didik datang menggunakan seragam SD sambil membawa persyaratan yang telah ditentukan.

 Di hari pertama kemarin, kedua sekolah tersebut penuh sesak. Empat ruangan yang digunakan untuk PPDB dipenuhi oleh anak-anak dan orang tua. Selain melakukan pendaftaran, banyak orang tua yang melihat dan menanyakan syarat PPDB.

Sementara di sejumlah sekolah non unggulan, jumlah pendaftar tidak sebanyak di kedua sekolah tersebut. Biasanya di hari terakhir besok baru ramai karena banyak siswa dari sekolah unggulan yang tergeser dan pindah mendaftar ke sekolah non unggulan.

Hingga hari kedua pendaftaran, Selasa (28/6) untuk SMP Negeri 1 Blora sudah ada 461 calon siswa yang mendaftar dengan bobot nilai tertinggi 996,00 dan terendah 738,50. Padahal daya tampungnya hanya 306 siswa. “Di hari kedua ini kami sudah surplus pendaftar 155,” ucap Hermawan, salah satu panitia PPDB.

Sedangkan di SMP Negeri 2 Blora berdasarkan informasi yang diterima hingga hari kedua sudah ada 325 calon peserta didik yang mendaftar. Adapun kuota peserta didik SMP Negeri 2 Blora hanya 270 anak, sehingga sudah lebih 55 anak.

“Anak saya bobot nilainya 838,5, sudah sejak hari pertama kemarin mendaftar di SMP Negeri 1 Blora. Tetapi di hari kedua ini ternyata posisinya sudah tidak aman karena banyak nilai diatasnya yang mendaftar. Terpaksa besok akan saya cabut sehingga bisa mendaftar ke sekolah lain,” ujar Yanik (41) salah satu orang tua murid.

Menurutnya tahun ini nilai kelulusan SD memang mengalami peningkatan, banyak lulusan SD yang memperoleh nilai 100 sehingga persaingan untuk masuk SMP favorit semakin ketat. “Nilainya tinggi-tinggi, kalau tidak saya cabut bisa-bisa anak saya besok tidak dapat sekolah negeri,” pungkasnya. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved