Blora on News :
Home » , » Ditinggal Tarawih Tak Dikunci, Rumah Slamet di Jepon Dibobol Maling

Ditinggal Tarawih Tak Dikunci, Rumah Slamet di Jepon Dibobol Maling

infoblora.com on Jun 11, 2016 | 12:30 PM

Kartono (kaos kuning) tersangka pembobol rumah Slamet, sedang diperiksa oleh petugas Polsek Jepon. (foto: hen)
BLORA. Akibat ditinggal sholat tarawih dalam keadaan tidak terkunci, rumah Slamet warga RT 03 RW 03 Kelurahan Jepon yang berada di tepi Jl.Jepon-Bogorejo dibobol maling. Uang jutaan rupiah dan perhiasan emas raib dari kamar miliknya.

Kejadian yang terjadi pada hari Rabu malam pukul 19.00 WIB (8/6) lalu tersebut kini telah ditangani oleh Polsek Jepon. Dimana selang satu hari, petugas pun berhasil menangkap satu tersangka yang diduga kuat maling di rumah Slamet.

“Memang kemarin saat tarawih, rumah belum terkunci. Akibatnya kehilangan uang Rp 2 juta yang ada di lemari dan perhiasan emas seberat 31,5 gram yang ada dibawah kasur,” kata Slamet.

Sepulang tarawih, dirinya pun kaget mengetahui kamarnya berantakan. Uang Rp 2 juta dan perhiasan emas miliknya raib. Keesokan harinya Slamet pun langsung pergi ke Pasar Jepon untuk menghubungi semua toko emas. Ia meminta semua penjaga toko emas untuk menghubungi dirinya jika ada orang yang menjual emas mirip dengan perhiasannya yang hilang.

Dugaan Slamet pun benar, pada pukul 10.00 WIB hari Kamis (9/6) ada salah satu penjaga toko emas yang menghubungi dirinya. Ternyata ada seorang perempuan yang menjual emas dengan ciri-ciri sama dengan perhiasan milik Slamet.

Slamet langsung datang ke Pasar dan memaksa perempuan tersebut untuk mengaku dapat kalung emas miliknya dari siapa. “Ternyata dia dapat kalung dari Kartono, tetangga sendiri,” lanjutnya.

Ia pun langsung melaporkan hal tersebut ke Polsek Jepon, dan petugas langsung menangkap Kartono tetangga Slamet yang mencuri kalung emas 31,5 gram dan uang Rp 2 juta.

Di depan petugas, Kartono mengaku sebelum mencuri ia terlebih dahulu mengawasi Slamet yang hendak pergi ke Masjid untuk sholat tarawih. Setelah Slamet keluar dan tidak mengunci rumahnya, Kartono langsung masuk untuk melakukan aksinya.

Hingga kini tersangka Kartono masih ditahan di Mapolsek Jepon untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Kalung emas dan uang hasil curian pun untuk sementara disita sebagai barang bukti.

Dengan kejadian tersebut, Kapolsek Jepon AKP Sutarjo berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak meninggalkan rumah, apakah untuk shalat tarawih atau keperluan lainnya, dalam keadaan pintu tidak terkunci.  

“Jangan meninggalkan rumah tanpa mengunci pintu karena dapat memicu tindak kriminalitas berupa pencurian atau lainnya. Apalagi mendekati lebaran seperti ini banyak orang nekad untuk memenuhi kebutuhan ekonominya. Kami  juga mengingatkan kepada masyarakat  untuk tidak berpergian memakai perhiasan yang berlebihan, sehingga bisa memancing orag lain untuk berbuat jahat,” ucap Kapolsek Jepon AKP Sutarjo, Jumat (10/6) kemarin. (hen/rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved