Blora on News :
Home » , , » Warga Jompong Desa Sumber Kradenan Diserang Ribuan Ulat Bulu

Warga Jompong Desa Sumber Kradenan Diserang Ribuan Ulat Bulu

infoblora.com on May 11, 2016 | 9:00 AM

Ulat bulu menyerang tanaman dan rumah warga di Dukuh
Jompong Desa Sumber Kecamatan Kradenan. (foto: ar-ib)
BLORA. Beberapa hari belakangan ini warga Dukuh Jompong Desa Sumber Kecamatan Kradenan mengeluhkan gatal-gatal yang disebabkan oleh mewabahnya serangan ulat bulu dari pepohonan. Setidaknya ada belasan rumah yang yang diserang ulat bulu sehingga membuat warga susah tidur.

Kepala Desa Sumber, Zaky Bachroni saat dimintai keterangan membenarkan jika beberapa rumah di sekitar rumah tinggalnya banyak diganggu ulat bulu.

“Kalau siang ulat bulu berada di pohon, namun saat malam tiba mereka masuk ke dalam rumah. Warga jadi takut karena bulunya mengakibatkan rasa gatal sehingga susah tidur, termasuk rumah saya sendiri juga terserang ulat bulu,” ucap Zaky Bachroni, Rabu (11/5).

Menurutnya kejadian itu mulai dirasakan warga sejak 3 hari lalu. Awalnya banyak bermunculan ulat bulu berwarna kecoklatan yang menempel di pepohonan seperti pohon jeruk dan belimbing. Namun tidak lama kemudian ulat mulai masuk ke rumah.

Hingga kini belum ada tindakan pembasmian secara massal oleh warga. Mereka hanya melakukan penyemprotan insektisida secara manual dan menebang ranting pohon yang dihinggapi ulat bulu.

Kades Sumber membasmi ulat dengan insektisida.
“Ada 10 rumah lebih yang kena serangan ulat bulu di RT 02 dan RT 10 yang letaknya bersebelahan di RW 04. Pagi-pagi tadi saya juga sibuk membasmi ulat bulu yang memenuhi pohon jeruk, ini rasanya masih gatal gara-gara kena bulunya yang terbang kena angin,” jelasnya.

Hingga berita ini ditulis, pihaknya sedang memerintahkan perangkat desa untuk melakukan pendataan guna memastikan berapa jumlah warga yang menderita gatal-gatal. Jika jumlah penderita gatal-gatal sudah terdata, pihak desa akan meminta bantuan obat-obatan ke Puskesmas terdekat.

Pihaknya memperkirakan kemunculan ulat bulu tersebut karena terjadi ketidakseimbangan rantai makanan. Ulat yang biasanya menjadi makanan utama burung kini merebak, pasalnya banyak manusia yang memburu burung untuk dijadikan hewan peliharaan dan diperjual belikan sehingga populasi ulat tidak termakan oleh burung. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved