Blora on News :
Home » , , » Tokoh Samin Blora “Mbah Pramugi” Terima Penghargaan dari Mendikbud RI

Tokoh Samin Blora “Mbah Pramugi” Terima Penghargaan dari Mendikbud RI

infoblora.com on May 31, 2016 | 1:00 AM

Pramugi Prawiro Wijoyo menunjukkan piagam penghargaan dari
Mendikbud. (foto: dok-dindikpora)
BLORA. Dedikasi dan peran serta yang selama ini dilakukan Pramugi Prawiro Wijoyo dalam upaya pemberantasan buta aksara di lingkungannya, membawa tokoh Sedulur Sikep Samin Blora ini meraih penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud RI).

Penghargaan diseraghkan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Anies Baswedan kepada Pramugi dalam acara Perayaan Puncak Bulan Pendidikan dan Kebudayaan Mei 2016, di Kemendikbud, Jakarta, Minggu (29/5) lalu.

Pramugi yang juga warga Dukuh Blimbing Desa Sambongrejo Kecamatan Sambong, Blora, dinilai sebagai tokoh yang berperan terhadap pemberantasan buta aksara pada komunitas adat sedulur sikep (samin).

Dalam acara tersebut beberapa tokoh adat/suku di seluruh Indonesia juga menerima penghargaan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2016. “Semoga penghargaan itu menjadi inspirasi bagi segenap masyarakat Blora untuk lebih peduli pada pendidikan dan memajukan Blora tercinta,” ujar Prima Widodo, staf Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Blora.

Para pegiat penerima penghargaan Mendikbud untuk bidang literasi pemberantasan buta aksara di masyarakat adat tersebut antara lain Syafarudin atau Pak Tatung tokoh masyarakat Suku Talang Mamak Kab. Indragiri Hulu, Riau, Sarpin (Suku Badui, Banten), Pramugi (Komunitas Adat Samin, Blora, Jateng), Neli Purwani (Suku Dayak, Kab Seruyan, Kalteng).

Kemudian, Raden Madi Kusuma (Suku Sasak Bayan, Lombok Utara, NTB), Baharudin Nur (Suku Kajang, Kab Bulukumba, Sulsel), Adam Pading (Suku Bajo, Kab Konawe Kepulauan, Sulawesi Trenggara), Isaskar Wenda (Suku Dani Kab Lanny Jaya, Papua), dan Tri Rini (Suku Anak Dalam, Kab Surolangun, Jambi).

Mendikbud juga memberi penghargaan kepada para pegiat pendidikan keluarga, perfilman, peneliti dan pendidikan. Dalam acara tersebut, Kemendikbud juga menerima peninggalan dari Almarhum Drs. Suyadi atau Pak Raden yang diserahkan oleh Keluarga Pak Raden, Kartini Sabekti kepada Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid.

Untuk diketahui, selain di bidang pendidikan, Pramugi beberapa tahun lalu menerima penghargaan di bidang lingkungan hidup tingkat nasional. Ia merupakan ketua adat sedulur sikep (Samin) yang gigih mengentaskan kemiskinan dan keterbelakangan pendidikan di lingkungannya. (am-SM | Jo-ib)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved