Blora on News :
Home » , » The Guardians of Books, Mini Library ala Mahasiswa Undip di Pedalaman Hutan Blora

The Guardians of Books, Mini Library ala Mahasiswa Undip di Pedalaman Hutan Blora

infoblora.com on May 28, 2016 | 12:15 AM

Mahasiswa Undip Semarang yang tergabung dalam Tim E-GAS bersama siswa SDN 2 Temuireng dalam upaya pendirian perpustakaan mini. (foto: dok-egas) 
BLORA. Terbatasnya akses transportasi dan buruknay infrastruktur di pedalaman hutan Kabupaten Blora mengakibatkan tidak meratanya fasilitas pendidikan untuk tingkat dasar. Seperti yang dialami siswa di SDN 2 Temuireng Dukuh Alasmalang Desa Pengkoljagong Kecamatan Jati, mereka mempunyai keterbatasan untuk akses informasi. Buku bahan pelajaran pun sulit diperoleh karena letaknya jauh dari kota.

Atas dasar itu, beberapa mahasiswa Undip Semarang yang tergabung dalam Tim E-GAS (Education Green and Science) melakukan kegiatan pembuatan perpustakaan mini di SDN 2 Temuireng agar bisa meningkatkan minat baca anak-anak. Program pembuatan perpustaan mini ini termasuk salah satu dari serangkaian program kreativitas mahasiswa pengabdian masyarakat oleh tim E-GAS.

Anak-anak turut semangat mengerjakan pernak-pernik pendukung perpustakaan
mini di SDN 2 Temuireng. (foto: dok-egas)
Perpustakaan mini kami namakan The Guardians of Books karena tim ini mengambil tema besar tentang Sang Penjaga Pohon Kehidupan atau The Guardians of The Tree of Life. Program ini bertujuan untuk menanamkan cinta lingkungan kepada murid-murid SDN 2 Temuireng yang diharapkan kedepannya akan menjadi garda depan dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan, terutama kelestarian hutan yang berada di Alas Malang tempat mereka tinggal. Kami sediakan buku-buku tentang pelestarian alam agar mereka kelak bisa merawat hutan di sekitarnya dengan baik dan benar,” jelas Eva salah satu mahasiswa Undip peserta tim E-GAS.

Kegiatan yang dilakukan pada Sabtu pagi tersebut menarik minat dari seluruh siswa SDN 2 Temuireng. Hal ini dapat dilihat dari antusias para siswa yang ikut serta dalam pembuatan perpustakaan mini tersebut.

Pembuatan perpustakaan dimulai dengan bersih-bersih kelas, pemasangan wall shelf books, dekorasi dinding, penataan buku ulang, hingga pemasangan lightingini dilakukan secara gotong royong oleh semua siswa dengan penuh ceria.

Usai sekolah, siswa tetap antusias belajar di mini library.
(foto: dok-egas)
“Perpustakaan mini ini dibuat karena melihat bahwa di SDN 2 Temuireng ini masih belum memiliki ruang khusus untuk perpustakaan. Sedangkan sumbangsih buku dari berbagai kalangan lumayan banyak. Akan tetapi buku itu hanya digeletakkan begitu saja di atas meja di belakang kelas. Oleh karena itu, kami dari Tim E-GAS Undip membuat perpustakaan ini dan merupakan salah satu output dari program edukasi kami yaitu menerapkan metode PLP (Playing, Library and Practice) dalam menumbuhkan kesadaran untuk menjaga hutan mencintai lingkungan. Selain itu, kami juga menambahkan koleksi buku tentang cinta lingkungan, percobaan sederhana dan tanaman obat,” lanjut Ujar Eva yang merupakan ketua dari program E-GAS.

Dengan ruang perpustakaan yang di desain menyenangkan, diharapkan akan menumbuhkan minat siswa dalam membaca buku dan menambah wawasan. Selain itu, nama The Guardian of Book ini dipilih dengan harapan siswa SDN 2 Temuireng memiliki kesadaran akan pentingnya lingkungan yang mereka dapat dari informasi yang ia baca pada buku tentang cinta lingkungan yang disediakan.

“Dari cara semacam itu, diharapkan mereka akan menjadi barisan terdepan dalam menjaga kelestarian hutan dari pembakaran hutan ataupun pembalakan liar dikemudian hari. Sehingga mereka akan menjadi The Guardians of  The Tree of Life, Sang Penjaga Pohon Kehidupan,” pungkasnya. (imam/rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved