Blora on News :
Home » , , » Terus Kreasikan Batik Blora, Nimas Barokah Diusulkan Jadi Mitra 25 Bank Jateng

Terus Kreasikan Batik Blora, Nimas Barokah Diusulkan Jadi Mitra 25 Bank Jateng

infoblora.com on May 9, 2016 | 1:23 PM

Wakil Bupati Blora H.Arief Rohman M.Si saat meninjau rumah produksi Batik Nimas Barokah. (foto: ag-infoblora)
BLORA. Pasca dijadikan contoh Gubernur Ganjar Pranowo sebagai salah satu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Batik Blora yang sukses melakukan pemasaran melalui media online berbasis IT dengan akun twitter @BloraBatik saat acara Musrenbangwil beberapa waktu lalu di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, kini Batik Tulis Blora “Nimas Barokah” mulai dikenal luas.

Berbagai motif batik khas Blora mulai Pring Tayub, Samin Surosentiko, Tugu Pancasila, Barongan, Sate Godong Jati, Godong Klemot, Brambang Bawang serta lainnya terus dikreasikan dan banyak diminati pembeli dari Blora hingga luar kota, bahkan luar Jawa.

Guna mendukung pengembangan UMKM Batik Tulis Blora “Nimas Barokah” tersebut, belum lama ini Wakil Bupati Blora H.Arief Rohman M.Si datang langsung ke rumah produksinya yang ada di Jl.Cendana Gang III Beran untuk mengetahui lebih jauh potensi pemasarannya.

“Dari berbagai perajin batik di Blora, saya tertarik dengan motif-motif yang dipasarkan oleh Nimas Barokah. Baik warna dan coraknya sesuai dengan kesukaan saya. Saya ingin usaha ini bisa dikembangkan menjadi salah satu produk UMKM unggulan Kabupaten Blora, sehingga sengaja datang untuk mengetahui potensi dan kendala apa yang dihadapi perajin,” ujar Mas Arief, sapaan akrab Wakil Bupati.

Sementara itu Yanik Mariana pemilik usaha batik “Nimas Barokah” mengatakan bahwa hingga saat ini ada dua kendala utama yang dihadapinya ketika ada banyak pesanan yakni kurangnya tenaga gambar pembuat motif di kain dan permodalan.

Wakil Bupati ikut mencoba mewarnai batik Samin Surosentiko.
“Kalau tenaga canting dan pewarnaan kami sudah mampu, yang sulit itu tukang gambarnya dan modal kami yang belum banyak untuk membeli bahan baku sehingga belum berani menerima pesanan dalam partai besar,” ungkap Yanik Mariana kepada Arief Rohman.

Mendengar penjelasan Yanik Mariana yang lebih akrab dikenal sebagai Mbak Ana itu, Wakil Bupati asli Dukuh Seren Desa Sendangwungu Kecamatan Banjarejo ini langsung menawarkan bantuan kredit permodalan ke Bank Jateng.

“Kalau kendalanya soal modal, nanti saya rekomendasikan agar bisa jadi Mitra 25 Bank Jateng. Bank Jateng sedang membuka kredit usaha UMKM tanpa agunan dengan maksimal pinjaman Rp 25 juta dengan bunga rendah hanya 7 persen. Tidak usah khawatir, nanti biar diurus ajudan tentang persyaratannya biar kedepan Batik Blora bisa semakin berkembang,” jelas Arief Rohman.

Tidak hanya memberikan jalan bantuan kredit permodalan, Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si juga langsung memesan 5 batik yang akan dibuat sebagai pakaian kerja. Ia juga mau membantu memasarkan ke teman-teman yang ada di Jakarta.

“Kalau ada stok banyak, saya mau ikut menawarkan ke teman-teman yang ada di Jakarta. Mereka pasti senang ada batik khas Blora sebagai oleh-oleh. Kalau ada kendala lainnya bilang saja,” lanjut Arief Rohman.

Sementara itu, Vesta Wahyuningsih bagian penjulan batik Nimas Barokah melalui akun twitter @BloraBatik mengaku ada banyak pesanan pasca dijadikan Gubernur Ganjar Pranowo sebagai contoh pemasaran berbasis IT.

“Pak Ganjar ini memesan batik disini lagi, nampaknya beliau suka dengan motif-motif khas Blora. Awalnya pesan motif pring tayub dan samin surosentiko, namun ini tambah lagi pesan motif Tugu Pancasila, Barongan dan Banteng,” bebernya. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved