Blora on News :
Home » , , » Pelaku UMKM di Blora Harus Bisa Digital Marketing

Pelaku UMKM di Blora Harus Bisa Digital Marketing

infoblora.com on May 20, 2016 | 1:00 AM

Gubernur ganjar Pranowo saat melihat produk kerajinan Keramik Balong belum lama ini. (foto: rs-infoblora)
BLORA. Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Blora kini tidak boleh beralasan mengatakan sulit saat dihadapkan dengan proses pemasaran produk kerajinan. Di era yang serba modern dengan dukungan teknologi komunikasi yang canggih, semua pelaku UMKM dituntut bisa memasarkan produk melalui digital marketing dengan memanfaatkan IT.

Pelatihan, bimbingan dan pendampingan harus terus dilakukan agar para pelaku UMKM bisa terus mengupdate teknologi informasi baik oleh pemerintah dengan menggandeng pihak-pihak ketiga. Tidak lain untuk membiasakan pelaku UMKM agar bisa dan mampu memasarkan produk berbasis digital marketing.

Seperti yang dilakukan salah satu perusahaan operator migas multi nasional yang beroperasi di Blok Cepu yakni Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL) bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Akademika Cepu dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora kini sedang menggelar pelatihan IT dan update data website guna mendukung pemasaran produk berbasis online.

Pelatihan IT guna menunjang digital marketing diperoleh pelaku UMKM
Keramik Balong di Bappeda Blora. (foto: ist-ib)
Kali ini yang mendapatkan pelatihan adalah paguyuban perajin keramik Balong dari Desa Balong Kecamatan Jepon. Adanya koperasi perajin keramik Balong “Agung Bawono Aji” dijadikan wadah para perajin sebagai pusat pembinaan, pengembangan produk, hingga pemasaran.

Bertempat di Gedung Bappeda, selama 8 hari mulai 19 Mei kemarin hingga 26 Mei mendatang para perajin keramik Balong yang tergabung dalam koperasi tersebut mendapatkan pelatihan teknologi informasi dan update data website.

Direktur LSM Akademika Cepu, Suwarno mengatakan bahwa program pelatihan IT dan update data website merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Koperasi Keramik “Agung Bawono Aji” Blora.

“Bersama Exxon, kami lakukan program pemberdayaan koperasi berbasis manajemen online dengan metode pendekatan pemberdayaan masyarakat. Program ini juga merupakan upaya meningkatkan kompetensi SDM dan peningkatan promosi produk melalui social media,” jelasnya.

Menurutnya tidak lain untuk mendukung pemasaran produk secara online sehingga Keramik Balong dapat lebih dikenal masyakat luas dan bahkan hingga tingkat dunia Internasional.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Blora, Raharjo mengatakan, Program CSR yang disalurkan PT.EMCL kepada masyarakat UMKM Balong, bisa bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

“Harapan kami, untuk CSR dari EMCL tersebut bisa terus menerus diberikan. Dan kedepan, desa Balong bisa betul-betul menjadi centra industri keramik di Kabupaten Blora. Selain itu pihaknya juga akan terus melakukan pelatihan untuk UMKM lainnya. Tidak hanya keramik saja, UMKM lainnya juga terus didorong agar terbiasa dengan digital marketing,” ujarnya.

Perlu diingat, belum lama ini saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) di Blora, Gubernur Jateng ganjar Pranowo juga mendorong pelaku UMKM untuk giat melakukan digital marketing. Saat itu ia mencontohkan pemasaran batik Blora yang mulai bisa diakses melalui media sosial. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved