Blora on News :
Home » , , » Kebutuhan Elpiji Melon di Blora Selama Ramadhan Diprediksi Meningkat

Kebutuhan Elpiji Melon di Blora Selama Ramadhan Diprediksi Meningkat

infoblora.com on May 31, 2016 | 4:00 PM

Seorang pengecer sedang mengambil elpiji di salah satu pangkalan yang ada di Blora. Selama ramadhan nanti diprediksi kebutuhan bahan bakar elpiji 3 kg meningkat. (foto: ag-ib)
BLORA. Kebutuhan elpiji melon berukuran 3 kilogram di Blora selama bulan puasa atau ramadhan nanti diprediksi akan mengalami peningkatan. Pasalnya di bulan ramadhan tersebut kegiatan dapur ibu-ibu akan bertambah untuk menyiapkan menu berbuka dan sahur. Hal itu secara langsung berpengaruh pada meningkatnya permintaan bahan bakar elpiji.

Masyarakat pun berharap agar Pemkab Blora bisa mengantisipasi agar tidak berpotensi terjadinya kelangkaan stok elpiji akibat peningkatan permintaan dari konsumen. Listianto (45) salah satu pengecer gas elpiji di Kelurahan Mlangsen mengatakan bahwa saat ini pasokan elpiji mulai seret. Ia takut memasuki ramadhan nanti elpiji semakin sulit didapatkan dakerna permintaan meningkat.

“Seminggu sebelum ramadhan saja sudah mulai seret. Semoga Pemkab bisa mengantisipasi peningkatan permintaan kebutuhan elpiji dengan menambah kuota khusus selama ramadhan dan lebaran nanti,” harapnya saat ditemui Info Blora, Selasa (31/5).

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Maskur membenarkan jika kebutuhan elpiji melon di wilayah Blora akan naik selama bulan ramadhan hingga lebaran nanti. Pihaknya pun akan melakukan langkah-langkah pencegahan agar tidak terjadi kelangkaan dengan cara menambah kuota.

“Kami prediksikan memang ada kenaikan permintaan elpiji selama ramadhan, namun tidak labih dari 10 persen. Saat ini kami juga mengajukan penambahan kuota sekitar 10 persen,” kata Maskur.

Menurutnya saat ini pasokan elpiji masih aman dan harga juga masih terkendali. “Semua elpiji 3 kg untuk masyarakat kurang mampu kebawah, jika ada yang menyalahgunakan maka akan kami lakukan tindakan tegas dengan menggelar operasi gas elpiji melon. Asalkan peruntukannya sesuai ketentuan yang berlaku, Insya Allah tidak akan terjadi kelangkaan selama ramadhan nanti,” tandasnya.

Berdasarkan data yang ada, kebutuhan elpiji 3 kg di Kabupaten Blora pada tahun 2015 sebanyak 4.601.667. Jumlah tersebut naik 5,44 persen dari realisasi elpiji tahun 2014 sebanyak 4.364.260 tabung. Sedangkan tahun 2016 saat ini peningkatan akan terjadi namun tidak begitu signifikan. “Semoga penambahan kuota 10 persen itu sudah bisa mencukupi kebutuhan warga,” pungkasnya. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved