Blora on News :
Home » , , » Jengkel Molor Bertahun-tahun, Bupati Desak Program City Gas Segera Dialirkan

Jengkel Molor Bertahun-tahun, Bupati Desak Program City Gas Segera Dialirkan

infoblora.com on May 10, 2016 | 4:00 PM

Bupati H.Djoko Nugroho memimpin rapat koordinasi percepatan program jaringan gas rumah tangga bersama Ditjen Migas Kemen ESDM, Pertamina, SKK Migas dan PGN. (foto: gl-ib)
BLORA. Molornya realisasi pelaksanaan jaringan gas rumah tangga atau city gas sejak pemasangan pipa pada tahun 2013 di wilayah ring 1 Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) Blok Gundih di Desa Sumber Kecamatan Kradenan dan sekitarnya hingga kini membuat Bupati Blora H.Djoko Nugroho gerah. Pasalnya janji penyaluran gas murah oleh pemerintah pusat telah lama dinantikan masyarakat sekitar belum juga terwujud.

Menyikapi hal tersebut, pada hari Selasa siang (10/5) Bupati langsung mengadakan rapat koordinasi percepatan penyaluran jaringan gas rumah tangga dari Central Processing Plant (CPP) PPGJ Blok Gundih yang ada di Desa Sumber Kecamatan Kradenan.

Bertempat di ruang rapat Kantor Bupati, rapat koordinasi percepatan penyaluran jaringan gas dihadiri Ditjen Migas Kementerian ESDM Sekaryawan ST, MM, perwakilan PT.Perusahaan Gas Negara (PGN) Timbul Duffy, Pertamina EP Ndirga A Sisworo, PT.Sumber Petrindo Perkasa M.Alif Candra Mata, Kepala Dinas ESDM Blora Setyo Edy dan Asisten II Bondan Sukarno.

“Sudah lama jaringan pipa terpasang sejak 2013 di rumah-rumah warga, tetapi kenapa hingga pertengahan 2016 ini gasnya belum bisa dialirkan. Saya ingin ada percepatan pengaliran gas agar masyarakat bisa segera menikmati gas murah, apalagi sebentar lagi sudah bulan ramadhan,” tegas Bupati H.Djoko Nugroho di forum rapat.

Ia juga meminta agar PT.PGN selaku operator pelaksanaan jaringan gas bisa mengkaji ulang jumlah jaminan pembayaran gas yang ditawarkan kepada warga, maksimal Rp 100.000 per bulan agar masyarakat tidak keberatan. “Janjinya dahulu gas murah, jadi jangan sampai lebih mahal dari gas melon,” lanjut Bupati.

Saya akan kirim surat permintaan percepatan pengaliran Jargas Blora kepada Ditjen Migas dan SKK Migas maksimal tanggal 12 Mei 2016, serta surat permintaan keringanan jaminan pembayaran kepada Direktur Utama PT PGN,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas ESDM Setyo Edy menyatakan bahwa dalam rapat tersebut semua pihak menyepakati upaya percepatan pengaliran gas untuk wilayah ring 1 PPGJ Blok Gundih.

“Dalam rapat tadi Ditjen Migas akan membuat surat penugasan kepada SKK Migas, PT Pertamina EP, dan PT PGN untuk mempercepat pengaliran gas bagi Jargas Kabupaten Blora tahun 2016 ini. Mohon doanya semoga segera terwujud, Bupati berharap besar program ini bisa meringankan beban masyarakat di Blora Selatan,” jelas Setyo Edy.

Menurutnya kedepan akan dilaksanakan rapat lanjutan di Ditjen Migas untuk membahas pelaksanaan Gas In (trial) Jargas Kabupaten Blora yang ditargetkan tanggal 2 Juni 2016.

Sekedar mengingatkan, sejak 2013 lalu telah dipasang pipa jaringan gas di 7 desa yang masuk ring 1 wilayah PPGJ Gas Blok Gundih meliputi Desa Sumber, Desa Mojorembun (Kecamatan Kradenan), Desa Wado, Desa Kemantren, Desa Pulo, Desa Tanjung (Kecamatan Kedungtuban), serta Desa Kapuan (Kecamatan Cepu) yang kini masih nganggur. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved