Blora on News :
Home » , » Eks Rumdin Wabup Disulap Jadi Showroom Kerajinan Gembol Jati & UMKM

Eks Rumdin Wabup Disulap Jadi Showroom Kerajinan Gembol Jati & UMKM

infoblora.com on May 13, 2016 | 2:00 AM

Bupati Djoko Nugroho dan pimpinan Bank Jateng mengisi acara pertemuan dengan perajin/pengusaha gembol jati Blora. (foto: rs-infoblora)
BLORA. Rencana Bupati Blora H.Djoko Nugroho untuk merubah fungsi bangunan eks rumah dinas (rumdin) Wakil Bupati yang berada di Jl.Pemuda menjadi showroom kerajinan gembol akar jati, ukiran, mebel, dan UMKM lainnya mulai diwujudkan.

Dalam sebuah pertemuan kecil bersama 45 pengusaha atau perajin ukiran gembol jati se Kabupaten Blora di teras belakang eks rumdin Wabup pada hari Kamis (12/5) kemarin, Bupati menyampaikan keinginannya agar bangunan peninggalan Belanda tersebut secepatnya direnovasi dan ditata agar bisa segera digunakan untuk memamerkan hasil kerajinan kayu jati terbaik karya perajin-perajin Blora.

“Saya beri tempat untuk memasarkan dan memamerkan hasil kerajinan kayu jati di bangunan ini (eks rumdin wabup-red), nanti biar dikelola oleh para perajin sendiri. Saya ingin tahun ini juga bisa ditempati, maka secepatnya bangunan ini ditata dan direnovasi. Coba nanti biar dicat putih semua oleh Disperindagkop UMKM,” ucap Bupati.

45 pengusaha/perajin gembol jati antusias ikuti pertemuan dengan Bupati.
Menurutnya tidak hanya kerajinan gembol kayu jati saja yang akan dipamerkan di bangunan tersebut. Namun dirinya juga meminta hasil kerajinan lainnya seperti keramik Balong, Batik dan lainnya juga ikut dipamerkan.

“Tidak hanya kerajinan kayu jati saja. Saya minta nanti disediakan 2 ruangan untuk keramik, batik dan lainnya. Benda-benda antik khas Blora juga bisa dimasukkan untuk dipamerkan,” lanjutnya.

Sementara itu Kepala Disperindagkop UMKM Kabupaten Blora, Maskur menambahkan bahwa untuk mewujudkan program Bupati tersebut pihaknya telah mempersiapkan teknis penempatan hasil kerajinan dengan para perajin.

“Sudah disiapkan, tetapi bangunan akan direhab dahulu menunggu anggaran APBD Perubahan 2016 nanti. Dengan adanya penambahan ruang pamer di tengah kota ini diharapkan tamu-tamu dari luar kota bisa lebih mudah melihat potensi kerajinan Kabupaten Blora kemudian membelinya,” ujar Maskur.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati juga menggandeng Bank Jateng agar bisa memberikan bantuan kredit pinjaman berbunga rendah untuk mendukung pengembangan UMKM di Kabupaten Blora. Kepala Bank Jateng Cabang Blora, Aris Setiawan pun hadir langsung untuk menjelaskan adanya program Mitra 25 yang ditujukan untuk mendukung permodalan UMKM.

“Kami tawarkan program pinjaman Mitra 25 kepada para perajin UMKM. Mitra 25 adalah pinjaman permodalan berbunga ringan hanya 7 persen per tahun tanpa agunan apapun. Adapaun besaran pinjaman maksimal 25 juta,” jelas Aris Setiawan.

Dia menjelaskan syarat untuk mendapatkan program Mitra 25 Bank Jateng hanyalah fotocopy KK, KTP, Surat Keterangan Usaha, denah lokasi UMKM, tidak mempunyai pinjaman di bank lain dan belum pernah bermasalah dalam mengangsur pinjaman.

“Setelah syarat semua dipenuhi, tim dari Bank Jateng akan melakukan survey ke lapangan untuk memastikan layak atau tidaknya usaha jenengan kita berikan bantuan kredit berbunga ringan ini,” bebernya.

Bupati pun mempersilahkan para perajin kayu jati dan UMKM untuk mendaftar agar bisa memperoleh dana pendukung pengembangan usaha. “Silahkan pinjam modal, tapi bayar kreditnya harus tepat waktu. Ojo ngisin-ngisini Bupatimu. Wis tak golekke dalan modal bayare ojo seret,” pungkasnya. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved