Blora on News :
Home » , , » Dukung Pelestarian Dolanan Tradisional, Bupati & Wabup Bermain Egrang - Bakiak

Dukung Pelestarian Dolanan Tradisional, Bupati & Wabup Bermain Egrang - Bakiak

infoblora.com on May 16, 2016 | 2:00 AM

Bupati Djoko Nugroho mencoba egrang saat CFD kemarin. (foto: ag-ib)
BLORA. Upaya pelestarian dolanan tradisional terus dilakukan agar anak-anak Blora tidak tergantung pada game-game modern yang kurang edukatif dan bersifat pasif. Seperti yang tampak di setiap kegiatan Car Free Day (CFD) hari Minggu pagi di Alun-alun Blora, beberapa pemerhati dolanan tradisional secara rutin menyediakan permainan egrang, bakiak, lompat tali, gundu dan lainnya.

Puluhan anak-anak bersama orang tuanya yang sedang berolahraga pagi di area CFD Alun-alun bergabung untuk menjajal permainan tradisional. Tidak hanya anak kecil, para orang tua pun ikut mencoba dolanan tradisional seakan mengingatkan permainan masa kecilnya dulu sambil mengajari anaknya.

Bahkan saat pelaksanaan CFD Minggu pagi (15/5) kemarin Bupati H.Djoko Nugroho dan Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si juga ikut bergabung mencoba permainan tradisional anak-anak. Bupati langsung ambil bagian mencoba permainan egrang dari bambu, sedangkan Wabup berlomba bakiak bersama peserta lainnya.

“Permainan tradisional melatih keseimbangan, kekuatan dan ketrampilan motorik anak. Perlu untuk terus dilestarikan, jangan biarkan anak-anak kita terlalu bergantung dengan game-game online yang pasif dan bisa merusak mata,” kata Bupati usai mencoba permainan egrang.

Ia berharap dolanan anak tradisional bisa terus diajarkan ke anak-anak jaman sekarang. Jangan sampai permainan tradisional itu punah karena tidak ada upaya regenerasi dari orang tuanya.

Wabup Arief Rohman bersama Ketua Tim Penggerak PKK dan rombongan ILUSA 75 mencoba bakiak saat CFD. (foto: ag-ib)
Selain Bupati dan Wabup, Ketua Tim Penggerak PKK Kab.Blora Hj.Umi Kulsum dan rombongan ILUSA 75 juga ikut mencoba dolanan tradisional. Mereka tampak semangat dan ceria mencoba permainan yang pernah digeluti saat masa kecil.

Sementara itu Yeni Harjanti (36) salah satu pengelola wahana dolanan tradisional mengatakan bahwa dirinya bersama beberapa rekan telah aktif menyediakan peralatan permainan anak sejak bulan Maret.

“Sudah beberapa minggu rutin menyediakan dolanan anak, dan alhamdulillah antusias masyarakat sangat baik. Bahkan tidak jarang para orang tua ikut bergabung sembari mengenang masa kecil,” ucap Yeni.

Dolanan anak disediakan di Alun-alun bagian barat depan Masjid Agung Baitunnur Blora. Masyarakat dipersilahkan bermain secara gratis mulai 05.00 WIB hingga 08.00 WIB sesuai waktu pelaksanaan CFD. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved