Blora on News :
Home » , , » Bupati : Monggo Silahkan Demo, Pasar Induk Tetap Akan Dipindah ke Gabus

Bupati : Monggo Silahkan Demo, Pasar Induk Tetap Akan Dipindah ke Gabus

infoblora.com on May 23, 2016 | 7:00 AM

Bupati H.Djoko Nugroho menyinggung soal pemindahan pasar saat menghadiri
acara Harlah Muslimat NU ke 70, Minggu (22/5) kemarin. (foto: ag-ib)
BLORA. Pro kontra rencana pemindahan dan penataan Pasar Induk Blora direspon oleh Bupati H.Djoko Nugroho saat menghadiri acara Harlah Muslimat NU ke 70 di GSG NU, Minggu (22/5) kemarin. Dihadapan ibu-ibu muslimat yang sebagian diantaranya merupakan pedagang pasar, Bupati menyampaikan bahwa pihaknya tetap akan melakukan pemindahan pasar ke wilayah Gabus Kelurahan Mlangsen tahun depan meski ada suara penolakan.

“Penolakan itu wajar, pedagang hanya butuh penyesuaian diri. Tujuan saya menindahkan pasar untuk menata kota agar lebih baik dan tidak kumuh. Kalau mau demo silahkan, pemindahan pasar tetap akan dilakukan. Kalau kekhawatiran pedagang takut pasar akan semakin sepi pembeli itu tidak beralasan. Yang namanya pedagang sayuran dan sembako pasti setiap hari dibutuhkan. Dimanapun tempat jualan, pasti akan dicari,” ujar Bupati.

Menurut Bupati pemindahan Pasar Induk Blora dari pusat kota mendesak untuk dilakukan. Saat ini pasar keadaannya kumuh dan sudah tidak muat menampung pedagang yang setiap paginya memenuhi trotoar di sepanjang Jl.MR Iskandar mulai pertigaan Gedung Mustika Teatre hingga perempatan GNI.

“Pedagang tidak usah khawatir semakin sepi, justru jalur Gabus itu akan semakin ramai. Disana nanti juga akan saya bangun sub terminal untuk angkutan barang sehingga pasar mempunyai lahan luas untuk bongkar muat barang dagangan. Tidak seperti saat ini, semua bongkar muat komoditas perdagangan dilakukan di jalan raya sehingga membuat kemacetan,” lanjut Bupati yang akrab dipanggil Kokok ini.

Untuk mendukung kelancaran arus lalu-lintas menuju Pasar di kawasan Gabus dan sebaliknya, Pemkab Blora tahun ini juga mulai membangun jembatan baru penghubung Kedungjenar tembus Beran. Hal itu dilakukan agar arus lalu-lintas menuju Blora Selatan tidak terpusat di Jembatan Kaliwangan saja.

Tidak hanya Pasar, Kantor Camat Blora Kota juga akan dipindah ke kawasan Gabus sehingga wilayah selatan bisa semakin berkembang perekonomiannya. Komplek perumahan di barat Gabus juga mulai bermunculan. “Ora usah wedi sepi pembeli. Arep ditata kotane kok angel,” tegas Bupati.

Sementara itu lahan bekas Pasar Induk di tengah kota kedepan akan digunakan sebagai komplek pertokoan atau ruang publik. Awalnya Pasar untuk rakyat, maka bekasnya juga harus untuk kepentingan rakyat. Kita akan kaji, fasilitas apa yang pantas ditempatkan disitu. Yang jelas bukan untuk mall atau supermarket,” ujar Pak Kokok.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, diketahui Pasar Induk di Gabus akan menggunakan lahan seluas 3 hektar dengan bangunan satu lantai serta fasilitas parkir yang luas. Tak menutup kemungkinan jika nantinya berkembang jadi pusat distribusi potensi dari selatan menuju Blora Kota atau bahkan hasil laut dari Rembang menuju Ngawi, mengingat akan dibuka jalur Randublatung Getas menuju Banjarejo Ngawi. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved