Blora on News :
Home » , » Bupati Blora Setujui Perubahan Nama Jalan Sumbawa Jadi Jalan Pramoedya

Bupati Blora Setujui Perubahan Nama Jalan Sumbawa Jadi Jalan Pramoedya

infoblora.com on May 1, 2016 | 6:20 AM

Dari kiri, Soesilo Toer (adik Pramoedya pengelola PATABA), Arief Rohman Wakil Bupati Blora dan paling kanan Bupati Blora saat menyerahkan Pataba Award di acara haul Pram ke 10. (foto: ar-ib)
BLORA. Bupati Blora H.Djoko Nugroho mendukung perubahan nama Jalan Sumbawa menjadi Jalan Pramoedya dan Jalan Halmahera menjadi Jalan Mastoer. Hal itu sebagai wujud penghargaan kepada kedua tokoh ayah dan anak asli Blora yang telah berjuang di dunia pendidikan dan kesusasteraan Indonesia.

Dukungan itu Bupati sampaikan saat mengikuti acara Haul Pramoedya Ananta Toer yang ke 10, pada Sabtu (30/4) di Perpustakaan PATABA (Pramoedya Anak Semua Bangsa). Ia menganggap bahwa Mastoer (ayah Pramoedya) telah berjasa memajukan pendidikan di Blora dengan mendirikan Sekolah Boedi Oetomo saat zaman penjajahan yang kini menjadi SMP Negeri 5 Blora.

Sementara sang anak, Pramoedya Ananta Toer sudah banyak diketahui bahwa ia adalah seorang sastrawan terkenal di Indonesia bahkan dunia. Banyak karyanya yang disadur dan diterjemahkan ke berbagai bahasa. Ia tokoh Blora yang mendunia, anak semua bangsa.

“Saya setuju jika Jalan Sumbawa dan Jalan Halmahera diubah menjadi Jalan Pramoedya dan Jalan Mastoer. Selain untuk mengenang jasa dan karya beliau, perubahan nama jalan nantinya akan memunculkan ciri khas Blora yang kental dengan kehidupan masa kecil Pramoedya dan keluarganya. Agar tidak hanya wacana, usulan ini akan segera diproses,” ucap Djoko Nugroho.

Tak hanya merubah nama jalan, Bupati yang akrab dipanggil Pak Kokok ini juga menyampaikan keinginannya untuk membuat museum atau bangunan khusus untuk memamerkan benda, karya, dan pernak-pernik khas Blora buatan masyarakat.

“Bekas rumah dinas Bupati yang pernah dipakai untuk kantor Bappeda di Jl.Pemuda nanti akan kita buat untuk tempat pameran karya hasil kreasi masyarakat seperti handycraft, batik, keris, kermik dan lainnya. Kalau diperbolehkan buku-buku karya Pramoedya yang ada di Pataba atau buku lainnya bisa dipamerkan juga disana,” harap Kokok.

Sebagai wujud perhatian pada keluarga Mastoer yakni ayah kandung Pramoedya Ananta Toer, Pemerintah Kabupaten Blora juga akan membantu renovasi rumah, Sekolah Insan Cemerlang yang didirikan oleh Soesilo Toer adik kandung Pramoedya Ananta Toer.

Sementara itu salah satu budayawan Blora, Gatot Pranoto memaparkan bahwa SMP N 5 Blora di Jalan Halmahera dahulunya bernama Sekolah Boedi Oetomo yang didirikan oleh Mastoer.  Hingga kini di sekolah tersebut juga terdapat prasasti Mastoer (ayah Pramodeya) sebagai pendiri di depan gedung utama SMP Negeri 5 Blora.

Diinformasikan juga, menurut keterangan dari beberapa tokoh masyarakat yang ada disekitar rumah kecil Pramoedya, di sebelah selatan SMP N 5 Blora yang dulunya bernama Sekolah Boedi Oetomo terdapat bangunan bernama Sekolah Rakyar (SR) yang sekarang adalah SDN Jetis 1 Blora.

Selain Bupati, hadri dalam acara tersebut Wakil Bupati Blora H.Arief Rohman M.Si, Plt Sekda Blora Sutikno Slamet, Kepala Dindikpora Blora Ahmad Wardoyo, Camat Blora Kota Kunto Aji, para sejarawan, budayawan dan seluruh penggemar Pramoedya Ananta Toer dari berbagai kota.

Acara Peringatan Haul Ke-10 Pramoedya tersebut ditutup dengan penyerahan “Pataba Award” yang diserahkan Bupati dan Wakil Bupati Blora kepada pemenang Lomba mengarang tingkat pelajar oleh PATBA. (tio-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved