Blora on News :
Home » , , » Audiensi Pemindahan Pasar Tak Direspon, 300 Pedagang Geruduk Kantor Bupati

Audiensi Pemindahan Pasar Tak Direspon, 300 Pedagang Geruduk Kantor Bupati

infoblora.com on May 25, 2016 | 10:00 AM

Ratusan pedagang Pasar Induk Blora menggelar aksi demo di depan Kantor Bupati Blora, Rabu (25/5). (foto: rs-infoblora)
BLORA. Belum adanya sosialisasi resmi dari Bupati H.Djoko Nugroho terkait rencana pemindahan Pasar Induk Blora ke wilayah Gabus Kelurahan Mlangsen membuat pedagang resah. Surat pengajuan audiensi untuk berdialog dengan Bupati guna meminta kejelasan rencana pemindahan pasar yang dilayangkan Paguyuban Pedagang Pasar Induk Blora (P3IB) ternyata juga tidak mendapatkan respon.

Atas dasar itu, pada hari Rabu pagi (25/5) pukul 08.00 WIB sekitar 300 pedagang Pasar Induk Blora menggeruduk Kantor Bupati untuk meminta keterangan alasan pemindahan pasar dan menolak jika pasar tetap dipindah ke Gabus.

Dengan pengawalan ketat aparat kepolisian dan Satpol PP, ratusan pedagang yang terdiri dari ibu-ibu dan bapak-bapak berjalan dari Pasar Induk Blora ke Kantor Bupati sambil membentangkan spanduk bertuliskan “Menolak Dipindah”, “Pasarku Hidupku”, “Pindah No, Bangun Yes”, dll.

“Kami bingung, karena rencana pemindahan pasar tidak disosialisasikan kepada pedagang. Tetapi Pak Bupati justru sering mengutarakan hal ini dalam acara-acara pengajian dan pertemuan lainnya. Sehingga aksi pagi ini untuk meminta kejelasan Bupati dan secara tegas kami menolak dipindah,” ucap Umi salah satu pedagang saat mengikuti aksi di depan Kantor Bupati.

Sementara itu Ketua P3IB Tarwa Saladin membenarkan jika surat permintaan audiensi belum direspon Bupati hingga saat ini. “Kami sudah mengajukan permohonan audiensi, namun hingga saat ini tidak direspon. Sehingga kami melakukan demo hari ini agar bisa memperoleh keterangan yang jelas,” ujar Tarwa Saladin.

Tidak lama, Bupati H.Djoko Nugroho mempersilahkan perwakilan pedagang untuk berdialog di ruang rapat Setda yang berada di lantai 2. Dalam dialog tersebut Bupati menerangkan bahwa sosialisasi rencana pemindahan pasar memang belum dilakukan karena menunggu gambar maket pasar yang saat ini sedang dibuat.

“Kami akan memberikan sosialisasi ketika maket rencana pembangunan pasar baru selesai dibuat. Kalau saat ini disuruh menjelaskan ya susah, bisanya hanya meraba-raba. Saya anggap dialog ini sebagai pertemuan pertama. Saya janji nanti saat pertemuan kedua akan dijelaskan secara gamblang rencana pembangunan pasar di Gabus. Semua pedagang akan diundang di Pendopo Kabupaten. Jenengan semua tidak usah resah dan silahkan lanjut berjualan, ini baru rencana. Saya saat ini baru menggali kritik saran dari semua pihak terkait dan belum bisa memberikan keputusan menolak atau menyetujui pemindahan pasar,” ucap Bupati di hadapan perwakilan pedagang.

Menurutnya semua warga masyarakat Blora pasti menginginkan kotanya menjadi bersih, rapi dan tertib. Tidak mau melihat Pasar Blora yang semrawut dan kotor, sehingga perlu segera ditata dan ditertibkan. Sehingga muncul gagasan memindah Pasar Blora ke kawasan Gabus yang memiliki luas hingga 3 hektar agar tidak berdesak-desakan dan meluber ke bahu jalan. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved