Blora on News :
Home » , , » Arief Rohman : Pembuatan Geopark Goa Kidang Todanan Perlu Kajian Lebih Dalam

Arief Rohman : Pembuatan Geopark Goa Kidang Todanan Perlu Kajian Lebih Dalam

infoblora.com on May 11, 2016 | 10:00 AM

Kabid Kebudayaan DPPKKI Blora, Suntoyo saat mengamati pemetaan situs Goa Kidang oleh peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta, akhir April lalu. (foto: teg-ib)
BLORA. Goa Kidang di Desa Tinapan Kecamatan Todanan banyak menyimpan benda-benda kepurbakalaan seiring dengan ditemukannya berbagai macam artefak dan fosil manusia prasejarah sejak 2012. Potensi itu pun menarik berbagai kalangan untuk menjadikan goa yang berada di bukit karst tersebut menjadi kawasan Geopark.

Tidak hanya Balai Arkeologi Yogyakarta saja, namun Pemkab Blora melalui Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) dan Badan Kepurbakalaan Jawa Tengah juga berminat menjadikan goa Kidang sebagai kawasan Geo Park. Salah satu alasannya karena goa tersebut satu-satunya hunian manusia purba yang ditemukan di kawasan pegunungan kapur (karst).

Menyikapi hal itu, Wakil Bupati Blora H.Arief Rohman M.Si langsung berkeinginan untuk mempertemukan beberapa pihak yang berkepentingan tersebut untuk duduk bersama membahas konsep pembentukan kawasan geopark Goa Kidang.

“Wacana ini bagus, namun perlu dikaji lebih dalam untuk menyatukan persepsi dan tujuan pendirian geopark dari masing-masing pihak yang bersangkutan. Perlu menyatukan visi dan tujuan agar kedepan pendirian geopark bisa terkonsep dengan baik. Bisa nanti dikerjasamakan antara Pemkab, Balai Arkeologi Yogyakarta dan Badan Kepurbakalaan Jateng,” ucap H.Arief Rohman M.Si saat dihubungi Info Blora.

Selain itu mengingat lokasi Goa Kidang berada di lahan milik Perhutani KPH Blora, maka rencana pendirian kawasan geopark juga harus melibatkan pihak Perhutani. “Saya sudah menghubungi Pak Suntoyo Kabid Kebudayaan DPPKKI Blora untuk menjadwalkan pertemuan dengan beberapa pihak yang berkepentingan tersebut. Secepatnya nanti akan kita bahas bersama. Jangan sampai potensi ini terbengkalai seperti potensi wisata lainnya,” lanjutnya.

Kedepan pihaknya juga akan melakukan penataan ulang pengelolan potensi pariwisata di Kabupaten Blora yang saat ini bisa dibilang mati suri. 

Sekedar mengingatkan, pada minggu terakhir bulan April kemarin tim peneliti dari balai Arkeologi Yogyakarta kembali mendatangi situs Goa Kidang di Desa Tinapan Kecamatan Todanan untuk melakukan pemetaan kawasan guna perlindungan situs kepurbakalaan tersebut. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved