Blora on News :
Home » , » Terus Diteliti, Situs Arkeologi Goa Kidang Todanan Dibuatkan Film Dokumenter

Terus Diteliti, Situs Arkeologi Goa Kidang Todanan Dibuatkan Film Dokumenter

infoblora.com on Apr 26, 2016 | 10:00 AM

Peneliti dari Balai Arkeologi Yogyakarta sedang melakukan pemetaan dan penilitian situs Goa Kidang Desa Tinapan Kecamatan Todanan, Senin (25/4) kemarin. (foto: teg-ib)
BLORA. Sejak tahun 2005 Goa Kidang yang ada di pegunungan karst Desa Tinapan Kecamatan Todanan, Blora dijadikan lokasi penelitian arkeologi oleh para peneliti dari Balai Arkeologi Yogyakarta. Dibawah goa tersebut ternyata banyak menyimpan fosil tulang manusia prasejarah dan benda-benda purbakala.

Senin (25/4) kemarin tim peneliti dari Balai Arkeologi Yogyakarta kembali datang untuk melakukan penelitian dan pemetaan situs goa kidang yang letaknya tidak jauh dari Pabrik Gula PT.GMM tersebut.

Dengan didampingi Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) yang diwakili oleh Kabid Kebudayaan, Suntoyo dan tim, peneliti dari Balai Arkeologi Yogyakarta mulai melakukan penggalian, pemetaan dan pendataan benda-benda purbakala yang ditemukan.

Indah Asikin Nurani, Ketua Tim Pola Okupasi Balai Arkeologi Yogyakarta menyatakan bahwa saat ini (kemarin-red) dirinya beserta para peneliti lainnya sedang melakukan pemetaan situs Goa Kidang dengan sistem zonasi guna melindungi dan menjaga keberadaan situs budaya tersebut.

“Kami lakukan pemetaan bekerjasama dengan balai Pelestarian Cagar budaya (BPCB) Jawa Tengah dan dinas terkait. Pemetaan ini penting untuk melindungi dan menjaga keberadaan situs arkeologi Goa Kidang agar tidak terganggu dengan aktifitas lainnya,” jelas Indah Asikin Nurani, Senin (25/4) kemarin.

Selain melakukan pemetaan, pihaknya juga membuatkan film dokumentasi untuk pembelajaran dan pendidikan anak-anak sekolah bahwa di Goa Kidang di Todanan Blora merupakan satu-satunya goa karst yang dijadikan hunian manusia purba.

”Kami juga mendokumentasikan untuk pembuatan film dokumenter kawasan situs Gua Kidang. Film tersebut nantinya akan dibagikan kepada lembaga dan instansi terkait, termasuk di sekolah-sekolah,” lanjutnya.

Kedepan penelitian akan terus mereka lakukan untuk mengetahui seberapa jauh daya jelajah manusia prasejarah penghuni goa karst dalam mempertahankan hidup. “Kami minta agar pemerintah daerah mendukung penuh upaya perlindungan cagar budaya ini,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala DPPKKI Blora Slamet Pamudji melalui Kabid Kebudayaan Suntoro menyatakan bahwa pemerintah daerah mendukung dijadikannya Situs Goa Kidang menjadi pusat kajian dan penelitian kehidupan manusia pra sejarah.


“Akan kita kawal terus, dan jika berpotensi dibuka menjadi objek wisata maka hal tersebut perlu didukung dan dibahas lebih lanjut konsepnya” ucap Suntoyo. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved