Blora on News :
Home » , , » Setelah TNI, Polri dan Rutan, Kini Pegawai Kejaksaan Negeri Blora Dites Urine

Setelah TNI, Polri dan Rutan, Kini Pegawai Kejaksaan Negeri Blora Dites Urine

infoblora.com on Apr 22, 2016 | 8:00 AM

Petugas Dokes Polres Blora sedang memeriksa sample urine pegawai Kejaksaan Negeri Blora, Kamis (21/4) kemarin. (foto: resbla)
BLORA. Komitmen perang terhadap narkoba oleh para penegak hukum di wilayah Kabupaten Blora terus digencarkan. Setelah melakukan tes urine di kalangan TNI, Polri dan Rumah Tahanan beberapa waklu lalu, kini giliran para penegak hukum di jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora yang disasar.

Kamis (21/4) kemarin setidaknya ada 25 pegawai Kejari Blora yang dites urine secara mendadak oleh tim Dokes Polres Blora. Mulai Kepala Kejari Moch Djumali, hingga para jaksa muda, jaksa madya dan karyawan.

Kapolres Blora AKBP Dwi Indra Maulana melalui Kasat Narkoba AKP Abdul Fatah menyatakan bahwa tujuan digelarnya tes urine sebagai upaya untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkoba khususnya di dalam lingkaran Pemkab Blora.

“Sengaja kita laksanakan secara mendadak agar tidak ada yang menghindar. Kami akan pastikan bahwa jajaran pemerintahan di Pemkab Blora benar-benar bebas dari narkoba,” ujarnya.

Menurutnya dari hasil tes urine, semua pegawai di Kejari Blora dinyatakan bebas narkoba. “Tidak ada yang positif mengandung zat narkoba dan sejenisnya. Semoga ini langkah awal yang bagus sebagai komitmen agar terus memerangi narkoba. Meski semua hasilnya negatif, kami akan terus menarget semua instansi Pemkab Blora untuk memastikan benar-benar bersih dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Kejari Blora Moch Djumali menambahkan, selain mendukung program perangi narkoba, pihaknya juga menghimbau kepada semua jajarannya agar tidak bermain-main dengan barang haram itu, karena keberadaan aparatur penegak hukum harus bisa menjadi contoh masyarakat. Jika suatu saat dipastikan terjerat narkoba, pihaknya menegaskan akan diberi sanksi sesuai aturan.

“Bukan hanya sebatas deteksi dini, tes urine ini diharapkan bisa dilakukan secara berkala melalui koordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Blora,” ujarnya.

Lebih lanjut Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Blora Djumali menambahkan, selain untuk meningkatkan peran serta instansi pemerintah dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari Narkoba, pihaknya mengaku prihatin karena kasus narkotika yang sampai dikejaksaan pada awal tahun ini hingga sekarang cenderung meningkat dibandingkan tahun 2015 lalu. (jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved