Blora on News :
Home » , » Perangi Narkoba, 25 Petugas Rumah Tahanan Blora Jadi Sasaran Tes Urine

Perangi Narkoba, 25 Petugas Rumah Tahanan Blora Jadi Sasaran Tes Urine

infoblora.com on Apr 19, 2016 | 4:00 PM

Kepala Rutan Blora Fajar Nurcahyono (kiri) mengawasi pemeriksaan urine yang dilakukan Satnarkoba Polres Blora. (foto: resbla)
BLORA. Setelah akhir Maret lalu melakukan tes urine terhadap 184 narapidana penghuni rutan Blora, kini giliran para petugas rumah tahanan yang menjadi sasaran tes urine oleh Satnarkoba Polres Blora, Selasa (19/4).

Setidaknya ada 25 petugas rutan yang dites urine’nya untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan mereka dalam peredaran narkoba. Diketahui bersama, tidak menutup kemungkinan seorang penjaga rutan juga ikut terlibat dalam peredaran narkoba seperti yang terkuak di kota-kota besar lainnya.

Menurut Kapolres Blora AKBP Dwi Indra Maulana melalui Kasat Narkoba Polres Blora, AKP Abdul Fatah, bersamaan dengan pelaksanaan tes urine kepada seluruh karyawan Rutan Blora tersebut juga dilakukan pembinaan dan penyuluhan deteksi dini peredaran narkoba.

“Kita juga mengajak semua petugas rutan untuk mendeklarasikan perang terhadap narkoba,” ucap Kasat Narkoba AKP Abdul Fatah, Selasa (19/4).

Sementara itu Kepala Rutan Blora,  Fajar Nurcahyono ketika ditemui menjelaskan,  Satnarkoba Polres Blora sengaja dihadirkan secara mendadak untuk memeriksa urine seluruh karyawan yang dimaksudakan agar tidak ada rekayasa apabila ada yang menggunakan narkoba.

“Ini kegiatan mendadak, tidak ada persiapan. Kami langsung panggil Satnarkoba untuk melakukan tes urine terhadap para pegawai. Alhamdulillah hasilnya nihil, tidak ada petugas yang positif menggunakan narkoba,” ujar Fajar.

Senada dengan Fajar, Kasat Narkoba AKP Abdul Fatah juga menyatakan bahwa seluruh karyawan Rutan Blora dinyatakan tidak ada satupun yang sedang menggunakan atau mengkomsumsi narkoba jenis apapun. “Demikian juga warga binaan penghuni rutan yang telah diperiksa dua pekan sebelumnya, hasilnya negatif semua,” jelasnya.

Usai tes urine, seluruh karyawan Rutan Blora sepakat mendeklarasikan diri menyatakan perang terhadab narkoba. Mereka membubuhkan tanda tangan diatas baliho ukuran 300 cm x 200 cm, bertuliskan “Siap menerima semua resiko apabila kelak dikemudian hari terbukti menggunakan narkoba jenis apapun”.
 
Dengan cara itu, menurut Kepala Rutan Fajar Nurcahyono, diharapkan  lingkungan kerja yang dipimpinnya tidak akan ada pemakaian maupun peredaran narkoba jenis apapun. “Terhadap warga binaan kami juga akan terus melakukan pengawasan dan bagi keluarga yang menjenguk juga akan kami periksa dengan ketat,” pungkas Fajar.

Diketahui bersama, akhir-akhir ini pemerintah pusat terus menyatakan perang terhadap narkoba. Semua jajaran kepolisian diminta aktif melakukan operasi terhadap penyebaran barang haram tersebut hingga ke pelosok wilayah. Para pegawai pemerintahan, TNI dan Polri sendiri juga menjadi sasaran tes urine untuk mengetahui sejauh mana penyebaran barang haram tersebut. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved