Blora on News :
Home » , » Penataan Situs Arkeologi Goa Kidang Todanan Perlu Kerjasama Perhutani

Penataan Situs Arkeologi Goa Kidang Todanan Perlu Kerjasama Perhutani

infoblora.com on Apr 27, 2016 | 4:00 AM

Kabid Kebudayaan DPPKKI Blora sedang memperhatikan peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta yang sedang menggali temuan benda purbakala di Goa Kidang. (foto: teg-ib)
BLORA. Banyaknya penemuan fosil manusia prasejarah dan benda-benda purbakala di dalam tanah Goa Kidang Desa Tinapan Kecamatan Todanan oleh tim peneliti balai Arkeologi Yogyakarta sejak tahun 2005 hingga saat ini, mendorong adanya penataan dan perlindungan kawasan Goa Kidang sebagai situs budaya.

Kepala Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) Slamet Pamuji melalui Kepala Bidang Kebudayaan Suntoyo pun mendukung dijadikannya situs Goa Kidang sebagai salah satu kawasan kajian dan penelitian kehidupan purbakala.

 “Dengan ditemukan bukti-bukti prasejarah di kawasan Goa Kidang, maka kawasan tersebut bisa dibenahi dan ditata sehingga menarik untuk dikunjungi. Kita akan upayakan agar kawasan ini bisa dlindungi agar tidak terjamah oleh pihak-pihak yang tak bertanggungjawab,” jelasnya.

Menurutnya, situs Goa Kidang berada di wilayah Perum Perhutani KPH Blora. Sehingga perlu koordinasi antara pemerintah kabupaten, dinas terkait dengan pihak Perhutani untuk pengawasan pelestarian sesuai dengan amanat Undang-Undang nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

“Karena kawasan goa tersebut berada di perbukitan karst hutan jati milik Perhutani KPH Blora, maka harus ada kerjasama antara Pemkab, DPPKKI dengan Perhutani agar potensi ini bisa dikembangkan dan dijaga kelestariannya,” lanjut Suntoyo.

Melalui kerjasama tersebut, bisa dibangun kawasan studi purbakala di Situs Goa Kidang. Sejumlah fasilitas penunjang dan perbaikan jalan akses menuju goa bisa dilakukan.

Sekedar diketahui, berdasarkan hasil penelitian yang pernah dilakukan di tahun-tahun sebelumnya telah ditemukan artefak dari kerang dan tulang manusia purba sebagai konteks prasejarah. Pada kedalaman sekitar 30 cm dari permukaan tanah baru ditemukan konteks prasejarah yang mana lapisan atasnya merupakan lapisan sejarah.

Selain itu diketemukan juga beberapa fragmen tulang dan gigi homo sapiens. Diduga manusia yang pernah menghuni Goa Kidang memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi. Itu dibuktikan dengan ditemukannya benda-benda yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun tidak terdapat di tempat lain, seperti cangkang kerang untuk peralatan kerja.

Pada hari Senin (25/4) lalu tim peneliti dari Balai Arkeologi Yogyakarta pun kembali ke Goa Kidang untuk melakukan pemetaan dan pebelitian kehidupan manusia purba. Dengan didampingi Kabid Kebudayaan DPPKKI Blora, Suntoyo. (jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved