Blora on News :
Home » , » Menggantung, Rumah Warga Desa Sumurboto Jepon Terancam Longsor

Menggantung, Rumah Warga Desa Sumurboto Jepon Terancam Longsor

infoblora.com on Apr 26, 2016 | 8:00 AM

Suminah istri Bakrun saat menunjukkan bagian belakang rumahnya yang menggantung dan terancam longsor. (foto: teg-ib)
BLORA. Satu dari tiga rumah milik Bakrun warga Desa Sumurboto Kecamatan Jepon, Blora terancam ambrol. Potensi longsor terjadi karena tanah di bagian belakang rumah selalu bergerak karena terpengaruh derasnya arus sungai yang ada di belakang rumah. Setiap turun hujan deras, sedikit demi sedikit tanah tersebut longsor.

Saat dihubungi Info Blora, Senin (25/4) kemarin, Suminah istri dari Bakrun mengatakan longsoran sebenarnya sudah terjadi sejak dua bulan terakhir. Menurutnya longsoran terjadi ketika hujan deras turun. Karena kejadian itu akibatnya rumah miliknya terpaksa di pindah di sebelah rumah utama.

“Padahal bagian belakang sudah saya pondasi, sudah di beri paku bumi juga namun masih saja longsor,” kata Suminah.

Menurutnya setelah longsoran terjadi, ia dibantu pemuda karang taruna desa membuat tanggul sementara dengan memberi tumpukan karung yang berisikan tanah. Selain itu ia juga menancapkan tiang pancang menggunakan bambu yang di tancapkan untuk mencegah agar longsoran tidak melebar.

Agung Triyono petugas BPBD Blora saat melakukan cek lokasi longsor
di rumah Bakrun. (foto: ag-ib)
“Kami sudah berusaha namun longsor susulan tetap terjadi. Semoga Pemerintah melalui dinas terkait bisa memberikan bantuan,” harapnya.

Suminah menjelaskan saat ini longsoran semakin melebar. Bahkan rumah bagian belakang juga diberi penyangga dari bambu untuk mengantisipasi jika ambrol. Selain itu sebagian dinding yang terbuat dari kayu juga sudah mengantung sebab tanah longsor secara perlahan.

“Kalau waktu hujan saya dan suami tidak berani di dalam rumah pasti keluar rumah. Takut jika sewaktu-waktu ambrol,” keluhnya.

Suprapti Kepala Desa Sumurboto mengaku sudah berupaya untuk menanggulangi bencana longsor  yang menimpa warganya tersebut. Bahkan pihaknya juga sudah melaporkan kepada pihak  BPBD Kabupaten Blora.

“Sebelumnya kami sudah lakukan penaganan darurat. Kami juga sudah melapor pada pihak BPBD Kabupaten dan sudah di cek lokasi longsor,” kata Suprapti.

Suprapti menjelaskan sedikitnya ada empat rumah yang terancam longsor. Oleh karena itu pihaknya menghimbau agar para warga berhati-hati ketika musim hujan datang seperti ini.

“Kami himbau para warga agar berhati-hati sehingga nantinya ketika ada hujan lebat bisa mengecek kondisi sekitar rumah. Jika ada yang longsor segera laporkan pada pihak desa agar segera di tindak lanjuti,” terangnya.

Sementara itu Sri Rahayu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Blora melalui petugas BPBD Agung triyono mengatakan pihaknya sudah meninjau lokasi longsor.

“Kami dapat laporan langsung kami lihat kondisinya. Warga juga sudah diberikan bantuan berupa sembako. Ia berharap Dinas Pekerjaan Umum bisa menganggarkan penanganan longsor dengan pembangunan tanggul sungai agar tidak merembet ke rumah warga,” pungkasnya. (teg-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved