Blora on News :
Home » , , » Kreatif, Heru Ubah Limbah Kayu Jadi Souvenir Gantungan Kunci Barongan Blora

Kreatif, Heru Ubah Limbah Kayu Jadi Souvenir Gantungan Kunci Barongan Blora

infoblora.com on Apr 4, 2016 | 2:00 PM

Heru Pujianto sedang sibuk mengerjakan pesanan gantungan kunci barongan dari limbah kayu, Senin (4/4). (foto: rs-infoblora)
BLORA. Senin pagi (4/4) pukul 09.00 WIB seorang pria paruh baya sibuk mengecat bulatan-bulatan kayu kecil warna oranye, kombinasi merah dan putih. Dengan teliti ia melakukan aktifitas tersebut bersama istri sambil duduk di lantai ruang tamu rumahnya. Usai dicat, potongan kayu bulat kecil tersebut mulai ia lukis agar menyerupai wajah harimau.

Ia adalah Heru Pujianto (30) seorang seniman barongan sekaligus perajin souvenir khas Blora yang kini giat mengubah limbah kayu menjadi gantungan kunci unik berbentuk kepala barongan, kesenian rakyat Blora.

Saat ditemui wartawan Info Blora di rumah produksinya “Sekar Jompong Art” Jl.MR Iskandar XII gang B nomor 7, RT 03 RW 04 Kelurahan Jetis, ia sibuk mengerjakan pesanan gantungan kunci barongan dari sebuah SMA di Kabupaten Blora.

Beberapa gantungan kunci bentuk barongan yang sudah jadi dan setengah jadi
dalam proses pembuatan oleh Heru Pujianto. (foto: rs-infoblora)
“Awalnya kayu ini hanya limbah tak termanfaatkan, sisa pembuatan barongan. Biasanya dibakar dan dibuang begitu saja. Namun beberapa bulan lalu sebuah hotel di Blora menginginkan souvenir kecil sebagai oleh-oleh tamu. Saya berpikir untuk memanfaatkan kayu sisa ini untuk membuat gantungan kunci. Ternyata justru diminati masyarakat,” terangnya.

Hingga kini ia mengaku telah menerima beberapa pesanan dari perkantoran, instansi pemerintahan dan sekolah untuk membuat gantungan kunci berbentuk barongan. “Paling banyak saat musrenbang bulan lalu, saya dipesai 250 gantungan kunci barongan dari Bappeda Blora,” ungkapnya.

Menurutnya seorang tamu atau wisatawan yang berkunjung ke Blora pasti ingin mencari oleh-oleh souvenir khas Blora yang ringkas dan harganya terjangkau. Tidak mungkin mereka membeli kepala barongan asli yang berukuran besar dengan harga Rp 1 jutaan lebih, kalau bukan seniman asli. Sehingga ia berinisiatif membuat miniatur barongan berbentuk gantungan kunci.

“Proses pembuatan ini saya mempergunakan limbah kayu dadap, kayu elo dan kayu randu. Namun yang paling bagus limbah kayu dadap karena mudah dibentuk, ulet dan tidak mudah pecah. Saya bagian teknis pembuatannya, sedangkan istri saya yang memasang pernak pernik hiasannya,” jelas Heru.

Dalam hal pemasaran produk kerajinannya, ia mengaku tidak mempunyai tempat khusus untuk berjualan. “Saya hanya menggunakan media sosial facebook atas nama Sekar Jompong Art untuk mengenalkan produk kepada teman-teman. Dari situlah akhirnya banyak yang berminat untuk memesan sebagai oleh-oleh atau souvenir,” ucap Heru.

Hanya saja ia masih terkendala peralatan. Pembuatan gantungan kunci barongan ini ia lakukan manual memakai peralatan manual berupa pisau, gergaji, alat pencungkil dll.

“Pembuatannya manual satu-satu. Saya kewalahan jika harus menerima pesanan ratusan buah, sering kecapekan sendiri. Saya berharap ada bantuan dari pemerintah untuk memberikan peralatan pemotong kayu secara elektrik,” pungkasnya.

Tidak hanya gantungan kunci berbentuk kepala barongan, ia juga melayani bentuk lain seperi pentulan Untup, Nayantaka, Ganong dll. Di sanggarnya, ia juga menerima pesanan kesenian Barongan Blora beserta batik. (tio-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved