Blora on News :
Home » , » Jadi Jalan Nasional, Perbaikan Ruas Blora-Cepu Diusulkan Dengan Rigid Beton

Jadi Jalan Nasional, Perbaikan Ruas Blora-Cepu Diusulkan Dengan Rigid Beton

infoblora.com on Apr 16, 2016 | 1:30 PM

Kerusakan Jl.Blora-Cepu di timur Jembatan Timbang Sambong, warga berharap bisa diperbaiki dengan cor beton. (foto: ag-infoblora)
BLORA. Mulai Januari 2016 lalu status jalan Blora-Cepu yang tadinya merupakan jalan provinsi dibawah pengelolaan Dinas Bina Marga Jateng, kini berubah menjadi jalan nasional yang pengelolaannya langsung dibawah kendali Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera).

Namun perubahan status tersebut hingga kini belum diimbangi dengan perbaikan mutu kualitas konstruksi jalan. Masih banyak dijumpai titik kerusakan jalan di sepanjang Jl.Blora-Cepu dalam bentuk gelombang, lubang, hingga drainase yang buruk sehingga badan jalan kerap tergenang ketika hujan deras turun.

Atas kondisi tersebut, beberapa warga yang tinggal di sepanjang Jl.Blora-Cepu menginginkan agar Kemenpupera bisa segera melakukan perbaikan jalan dengan sistem rigid beton agar konstruksi jalan kuat dan awet. Mengingat struktur tanah di wilayah Kabupaten Blora banyak yang lemah.

“Alhamdulillah kalau memang sudah jadi jalan nasional. Semoga perbaikan bisa dilakukan lebih maksimal oleh Kemenpupera. Setiap perbaikan selama ini tidak bertahan lama, hanya beberapa bulan bodol lagi. Sudah saatnya Jl.Blora-Cepu ini dibeton biar kuat,” ungkap Toni salah satu warga Sambong, Sabtu (16/4).

Menurutnya ruas Jl.Blora-Cepu yang paling rawan rusak dapat dijumpai mulai Jembatan Brosot di timur Dukuh Ngawenan Desa Sambongrejo hingga depan Puskesmas Sambong yang berada di wilayah Desa Pojokwatu. Selain itu juga di batas masuk Kecamatan Cepu yang bergelombang dan licin saat hujan.

“Selama ini kerusakan mulai Jembatan Brosot, Jembatan Timbang Sambong hingga depan Puskesmas Sambong hanya dilakukan dengan tambal sulam. Padahal bahu jalan di wilayah ini lebih tinggi daripada permukaan jalan, sehingga jika hujan turun dipastikan air menggenangi jalan. Alhasil kerusakan cepat terjadi. Saya ingin ruas ini dibeton dan diperbaiki saluran drainasenya agar aliran air tidak menggenangi jalan raya,” lanjut Toni.

Senaga dengan Toni, Suwardi warga Sambong lainnya juga menginginkan hal yang sama. “Mulai SPBU Sambong hingga batas Cepu Asri sudah dibeton 2 tahun lalu, semoga pembetonan jalan berlanjut ke arah Blora agar lebih kuat. Apalagi kini semakin banyak kendaraan berat yang melintasi ruas jalan ini,” ucap Suwardi.

Sementara itu Kepala Balai Pelaksana Teknis (BPT) Bina Marga Jawa Tengah Wilayah Purwodadi-Blora Ali Huda saat dihubungi Info Blora mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang dia terima, sudah ada usulan dari satuan kerja (satker) yang bersangkutan ke Kemenpupera terkait peningkatan jalan ruas Blora-Cepu yang diharapkan mulai pada APBN perubahan 2016.

“Juga sudah ada surat dukungan usulan perbaikan konstruksi jalan berupa cor beton dari Bupati Blora yang disampaikan oleh Bina Marga DPU Blora. Mudah-mudahan usulan dapat disetujui oleh pemerintah pusat bersama DPR RI dan bisa dianggarkan dalam ABPN Perubahan 2016,” katanya. (jo-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved