Blora on News :
Home » , » Ganjar Pranowo Dorong Pelaku UMKM Blora Terapkan Digital Marketing

Ganjar Pranowo Dorong Pelaku UMKM Blora Terapkan Digital Marketing

infoblora.com on Apr 1, 2016 | 12:00 PM

Gubernur Ganjar Pranowo memamerkan batik pesanannya dari media twitter kepada Iffah Hermawati yang meminta pembangunan gedung sebagai media pemasaran hasil UMKM. (foto: ag-infoblora)
BLORA. Dalam acara musyawarah perencanaan pembangunan wilayah (musrenbangwil) se eks Karesidenan Pati di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Kamis (31/3) kemarin, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Blora agar menerapkan digital marketing dalam memasarkan produk kerajinannya.

Hal tersebut ia kemukakan ketika menanggapi usulan Ketua Komisi C DPRD Blora Iffah Hermawati yang meminta bantuan pembangunan gedung showroom guna penjualan produk UMKM para ibu-ibu desa di Kecamatan Cepu.

Duh gedung maneh. Kula sampun nate bangun gedung UMKM Center Jawa Tengah ing Srondol Semarang kangge dodolan produk kerajinan, nanging sakniki sepi. Pengelolane bingung soale jarang disinggahi pengunjung. Padahal lokasine ing pinggir dalan gede Semarang-Jogja,” jelas Ganjar dalam bahasa jawa.

Iffah Hermawati, Ketua Komisi C DPRD Blora yang meminta bantuan pembangunan
gedung untuk pemasaran produk UMKM ke Gubernur Ganjar Pranowo. (foto: ag-ib)
Menurutnya di era teknologi yang sudah canggih ini, memasarkan hasil kerajinan tidak harus menggunakan gedung sebagai ruang pamer. Cukup melaksanakan digital market menggunakan media handphone android untuk penjualan melalui media sosial seperti twitter, facebook, dan lainnya.

“Bu Iffah, contohnya saya beberapa hari lalu pesan batik dari Blora melalui twitter. Banyak anak-anak Blora yang memberitahu saya kalau di Blora ada batik yang bagus. Dan memang menurut saya batik ini bagus, saya pecinta batik. Saya langsung pesan dan tadi pagi (kemarin-red) pembuat batiknya menghubungi saya minta ijin untuk ketemu langsung. Mana orangnya sini maju,” ucap Ganjar.

Kemudian majulah 2 orang perempuan berhijab mengenakan pakaian hitam yang identik dengan pakaian Samin Blora naik ke panggung menemui Ganjar Pranowo. Ternyata perajin batik Blora yang dipesani Pak Ganjar Pranowo adalah Mbak Ana Nimas dan Mbak Vesta.

Mereka berdua membawakan 2 macam batik masing-masing dengan motif Samin Surosentiko dengan warna dasar hitam kombinasi corak coklat dan motif Bambu Jaipong dengan warga dasar hijau kombinasi corak kuning.

“Nah ini buktinya, saya tidak kenal perajinnya. Mereka juga tidak kenal Gubernurnya, tetapi bisa menawarkan produk kepada Gubernur lewat twitter. Ini yang disebut digital marketing. Jadi pelaku UMKM sekarang tidak perlu pusing memikirkan tempat untuk jualan. Cukup dengan media sosial kita bisa berdagang ke seluruh dunia,” paparnya.

Ia mengajak kepada semua pimpinan daerah khususnya dinas yang membidangi UMKM agar lebih mengutamakan bimbingan dan pembinaan daripada pembangunan gedung yang biayanya mahal dalam mendukung pemasaran kerajinan rakyat.

“Yang penting kita harus melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM, ciptakan kualitas yang bagus, ajari membuat design atau model, packaging atau pengemasan, pemasaran dengan digital market, dan terakhir manajemen. Pasti nanti akan sukses,” tegas Ganjar.

Hadir dalam acara musrenbangwil tersebut seluruh jajaran SKPD Pemprov Jawa Tengah dan Bupati se eks karesidenan Pati. Serta jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) dari Blora, Rembang, Pati, Kudus dan Jepara. (tio-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved