Blora on News :
Home » , , » Dirjen PSP Kementan : Cegah Harga Jatuh, Bulog Diminta Cepat Sergab Petani Blora

Dirjen PSP Kementan : Cegah Harga Jatuh, Bulog Diminta Cepat Sergab Petani Blora

infoblora.com on Apr 16, 2016 | 7:00 AM

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Dr.Ir Sumarjo Gatot Irianto (baju putih) didampingi Bupati Djoko Nugroho (kaor kerah coklat) memantau serapan gabah petani di Desa Ngroto Kec.Cepu, kemarin. (foto: humas)
BLORA. Tibanya musim panen padi di Kabupaten Blora disikapi pemerintah dengan peningkatan serapan gabah (sergab) petani ke Bulog agar harga gabah tidak jatuh. Bahkan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) dari Kementerian Pertanian RI, Dr.Ir Sumarjo Gatot Irianto MS DAA pada Jumat sore (15/4) kemarin hadir langsung ke Blora didampingi Bupati Djoko Nugroho dan Dandim 0721 Blora Letkol Inf Susilo S.Sos untuk mengecek langsung kondisi serapan gabah petani.

“Saya minta Bulog Blora untuk semaksimal mungkin melakukan serapan gabah petani pasca panen, minimal 2 kali lipat dari kondisi biasanya. Pembelian gabah harus langsung dari petani sesuai harga pembelian pemerintah (HPP), jangan lewat tengkulak. Jangan sampai petani dirugikan karena harga jatuh saat musim panen raya,” tegas Gatot Irianto saat melakukan kunjungan kerja serap gabah di Desa Ngroto dan Desa Kentong Kecamatan Cepu, kemarin.

Ia juga meminta kepada Bulog untuk secepatnya membeli gabah petani, turun langsung ke sawah. Jangan sampai kalah dengan tengkulak. Petani juga diminta jangan mudah menjual gabah ke tengkulak dengan harga murah, mereka diminta menjualnya ke Bulog.

“Petani pasti akan senang jika dibeli dengan harga yang sesuai. Utamakan kesejahteraan petani, hari Sabtu-Minggu pun harus turun ke lapangan untuk menyerap gabah. Bulog jangan malas turun ke sawah. Bisa kita targetkan serapan gabah minimal 300 ton sehari dan maksimal tak terhingga,” lanjutnya.

Senada dengan Dirjen, Bupati Blora H.Djoko Nugroho juga meminta Bulog Blora untuk membeli semua gabah yang dihasilkan para petani.

“Bulog harus aktif jemput bola, membeli gabah petani Blora. Uang negara harus digunakan untuk membeli gabah petani, jangan membeli gabah dari tengkulak,” ucap Bupati Djoko Nugroho.

Ia juga meminta kepada petani untuk selalu jujur dalam menjual gabah ke Bulog. Karena menurutnya pembelian Bulog didasarkan pada kualitas gabah, sehingga petani jangan berbohong tentang kualitas gabah yang dihasilkan.

Di Jawa Tengah telah ditetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah sebesar Rp 3.700 per kilogram. Namun harga tersebut tidak menutup kemungkinan disesuaikan dengan kualitas gabah yang dihasilkan petani.

Hadir dalam kunjungan kerja serapan gabah tersebut Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan (Dintanbunakikan) Blora, Ir. Reni Miharti, Kepala Kantor Ketahanan Pangan (KKP) Blora, perwakilan Bulog Jawa Tengah serta beberapa gabungan kelompok tani di Kabupaten Blora. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved