Blora on News :
Home » , » Bupati Paparkan Tantangan Pembangunan Infrastruktur Blora ke Kementerian PUPR

Bupati Paparkan Tantangan Pembangunan Infrastruktur Blora ke Kementerian PUPR

infoblora.com on Apr 25, 2016 | 8:30 AM

Bupati Blora didampingi Wakil Bupati dan jajarannya memaparkan tantangan pembangunan infrastruktur di Kementerian PUPR RI, Sabtu (23/4) lalu. (foto: ag-ib)
BLORA. Setelah melakukan Audiensi dengan Sekjen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) di hari pertama, Jumat (22/4), seperti diberitakan sebelumnya. Pada hari kedua acara Forum Discussion Group (FDG) bersama Ikatan Alumni SMAN 1 Blora (ILUSA) di Gedung Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kemen PUPR Jakarta, Sabtu (23/4), dilanjutkan Bupati H.Djoko Nugroho dengan memaparkan tantangan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Blora kepada jajaran pimpinan Kemen PUPR.

Dengan didampingi Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si bersama Kepala Bappeda Samgautama Karnajaya, Plt.Kepala DPU Blora Bondan Sukarno, Kepala BPMPKB Winarno, dan Kepala Dintanbunakikan Reni Miharti, Bupati Kokok sebagai keynoote speech menjelaskan perencanaan pembangunan yang akan dilakukannya 5 tahun mendatang.

Adapun jajaran Kemen PUPR yang mengikuti acara FDG bersama Bupati dan ILUSA siang itu adalah Ir.Brawijaya, SE, MEIE, MSCE, Ph.D Kepala Bidang Perencanaan Infrastruktur, Pusat Perencanaan Infrastruktur BPIW Kemen PUPR, dan Ir.Sri Handono Mashudi, M.Eng Sc, Kepala Sub Direktorat Teknik Jembatan, Dirjen Bina Marga Kemen PUPR. Kedua pejabat tersebut kebetulan merupakan anggota ILUSA.

Dihadapan Brawijaya dan Sri Handono, Bupati Blora Djoko Nugroho memaparkan rencana pembangunan Blora diantaranya pembangunan jembatan Kradenan ke Ngraho Bojonegoro, permohonan percepatan pembangunan jalan nasional Rembang-Blora-Cepu, rencana pembuatan jalan tembus Randublatung-Getas menuju Kabupaten Ngawi,  pembangunan gelontoran Bengawan Solo untuk irigasi dan Program Penanggulan Kemiskinan (Pronangkis) Kabupaten Blora.

Mendengarkan paparan Bupati, Brawijaya menyatakan bahwa kini pihak Kemen PUPR sedang menyusun rencana pengembangan wilayah strategis mulai dari Rembang-Blora-Bojonegoro-Ngawi-Magetan-Ponorogo hingga Trenggalek. Ia berharap Pemkab Blora segera memasukkan proposal pengajuan rencana pembangunan jalan provinsi agar bisa dimasukkan dalam Musrenbangnas yang tidak lama lagi akan digelar.

“Ini moment yang tepat, Bupati hadir di Jakarta sebelum digelar Musrenbangnas. Harap segera saja proposal pengajuan bantuan pembangunan infrastrukturnya dimasukkan ke Kemen PUPR agar terakomodasi usulannya,” ujar Brawijaya.

Senada dengan Brawijaya, Sri Handono Kepala Sub Direktorat Teknik Jembatan, Dirjen Bina Marga Kemen PUPR juga menyatakan hal yang sama. Menurutnya pengajuan proposal pembangunan oleh daerah harus dilakukan terus menerus, pasalnya sering berhenti di tengah jalan.

“Mumpung ini Bupati dan jajarannya ada di Jakarta, kami siap membantu untuk Blora. Masukkan lagi proposalnya agar bisa kami proses bersama. Pada dasarnya kami setuju untuk pembangunan jembatan di Medalem demi pembukaan akses transportasi di Blora Selatan,” kata Sri Handono.

Bupati dan Wakil Bupati Blora pun langsung merespon dengan menyatakan kesiapannya agar dinas terkait baik Bappeda maupun Dinas Pekerjaan Umum bisa segera mengirimkan kembali proposal bantuan pembangunan infrastruktur Kabupaten Blora.

Di tengah diskusi, secara tiba-tiba Menteri PUPR DR.Ir Mochamad Basuki Hadimuljono M.Sc menghubungi Langgeng Ketua ILUSA Blora dan meminta agar Bupati Blora datang langsung ke rumah dinas membicarakan pembangunan infrastruktur Blora. (bersambung bag-3 | rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved