Blora on News :
Home » , , » Terus Ditertibkan : Di Blora Ada 36 Kafe Karaoke, 23 Diantaranya Berstatus Ilegal

Terus Ditertibkan : Di Blora Ada 36 Kafe Karaoke, 23 Diantaranya Berstatus Ilegal

infoblora.com on Mar 15, 2016 | 6:00 AM

Pemasangan plang penutupan kafe karaoke ilegal di kawasan Pos Ngancar Desa Adirejo Kecamatan Tunjungan, kemarin. (foto: rahman-ib)
BLORA. Sesuai arahan Bupati H.Djoko Nugroho, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Blora kini semkin getol melakukan penertiban tempat hiburan malam berupa kafe dan karaoke yang dinilai ilegal dan banyak mengganggu kenyamanan warga.

Seperti yang diberitakan info Blora pada Senin (14/3) kemarin, ada 2 kafe karaoke di wilayah Pos Ngancar Desa Adirejo Kecamatan Tunjungan yang terpaksa ditutup dengan memasang plang papan nama oleh Satpol PP Blora dalam sebuah operasi khusus.

Kepala Satpol PP Kabupaten Blora, Sri Handoko dalam operasi kemarin menjelaskan bahwa pihaknya diberi arahan Bupati untuk menertibkan semua kafe karaoke ilegal tak berijin  yang nekad beroperasi dan mengganggu ketertiban lingkungan.

“Berdasarkan perintah Bupati, kami laksanakan operasi penertiban ini. Data yang ada di Satpol PP menunjukkan jumlah kafe karaoke di Kabupaten Blora sebanyak 36 tempat, 3 berijin, 23 ilegal dan 10 sisanya masih dalam proses perijinan,” jelas Sri Handoko, Senin (14/3) kemarin.

Ia menjelaskan bahwa sebenarnya pemerintah tidak melarang orang berusaha yang penting sesuai dengan Peraturan yang sudah ada. Sekarang orang mendirikan tempat karaoke seenaknya, tanpa ada ijin resmi dari Pemkab dan warga sekitar. Sehingga pihaknya turun tangan untuk melakukan penertiban.

Menurutnya Kabupaten Blora sudah mempunyai peraturan yang mengatur tentang tentang pendirian tempat hiburan malam berupa kafe dan karaoke yaitu Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 11 Tahun 2014. Namun perbup tersebut tidak bisa digunakan untuk landasan hukum dalam pemberian sanksi dan penindakan, hanya bisa digunakan untuk pemberian teguran dan sanksi administratif. Perlu adanya perda khusus untuk mengatur hal ini.

“Sambil menunggu penyusunan perda sebagai landasan hukum penertiban kafe dan karaoke, kami tetap akan meneruskan operasi penertiban secara bertahap. Banyak keluhan dari masyarakat yang masuk terkait keberadaan kafe karaoke liar di berbagai wilayah Kabupaten Blora,” pungkasnya. (rs-infoblora)
Share this article :

0 komentar:

 
Powered by : Mas Kolis
Info Iklan
Copyright © 2016. infoblora.com - All Rights Reserved